UNAIR Kirim Relawan Psikiatri ke NTT Bantu Pulihkan Trauma Korban Gempa

Universitas Airlangga (UNAIR) kembali memberangkatkan relawan untuk membantu pemulihan trauma masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dua relawan yang diberangkatkan adalah dr. Riani dan dr. Laili, mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Kedokteran Jiwa Fakultas Kedokteran UNAIR.

Pelepasan secara simbolis dilakukan Rektor UNAIR Prof. Dr. Muhammad Madyan, SE., M.Si., M.Fin bersama Wakil Rektor Bidang Ekosistem Entrepreneurial dan Pengembangan Bisnis Prof. Dr. Koko Srimulyo, Drs., M.Si di Balai RUA, Kantor Manajemen Kampus MERR-C.
“Semoga semuanya bisa dilaksanakan sebaik-baiknya. Mudah-mudahan berjalan lancar, dan bisa kembali ke sini melanjutkan pendidikan PPDS-nya,” ucap Rektor, Ahad (13/9).

Baca juga  ITS Ungkap Jejak Terakhir KM Virgo di Selat Madura

Kedua relawan bertolak ke Manggarai Timur, NTT pada Jumat (11/9/2026) pagi dan akan bertugas selama satu minggu. Misi mereka fokus pada skrining tingkat stres dan trauma pascabencana.

Menurut dr. Riani, koordinasi telah dilakukan dengan psikiater dan dinas kesehatan setempat. “Memang tempat yang akan kami datangi yaitu Manggarai Timur, banyak anak terkena dampak, seperti stres dan cemas. Di sana juga sekolah libur, sehingga kami melakukan skrining untuk persiapan mereka sekolah agar lebih kuat,” terangnya.

Skrining tidak hanya menyasar anak-anak, tetapi juga orang dewasa hingga lansia. Layanan yang diberikan meliputi edukasi teknik relaksasi dan grounding sebagai terapi tanpa obat.
“Kalau ada perasaan cemas, terapi itu bisa dilakukan. Kemudian kami skrining, jika memang ada keperluan obat akan kami berikan. Kalau misalnya obatnya tidak ada, kami akan rujuk ke rumah sakit terdekat,” imbuhnya.

Baca juga  UNAIR Desak Pemda Terbitkan Perda Tata Kelola Gambut Atasi Asap Karhutla Lintas Negara

Pendampingan kesehatan mental akan diberikan di posko pengungsian utama dan wilayah lain yang terdampak dan sulit dijangkau, bekerja sama dengan dinas kesehatan dan psikiater setempat.

UNAIR berharap kehadiran relawan PPDS FK ini dapat membantu masyarakat pulih dari trauma pascabencana sehingga dapat kembali menjalani aktivitas. Bg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *