Soal SWK Bratang Surabaya, Wali Kota Langsung Turun Tangan

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menindaklanjuti laporan masyarakat, terkait kebersihan Sentra Wisata Kuliner (SWK) Bratang Binangun. Keluhan tersebut disampaikan melalui hotline Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan berkaitan dengan kondisi meja makan, yang masih dipenuhi peralatan makan bekas, serta fasilitas wastafel yang mengalami kebocoran.

Menanggapi laporan tersebut, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi langsung meminta Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Perdagangan (Dinkopumdag) Surabaya, melakukan pengecekan dan memastikan kondisi SWK segera dibenahi.

“Pemerintah kota sudah menyediakan SWK, setelah itu harus benar-benar dirawat dan dijaga. Mejanya harus dilap, peralatan makan yang sudah selesai digunakan segera diambil. Jangan sampai karena persoalan kebersihan dan wastafel yang bocor, pengunjung menjadi berkurang,” kata Wali Kota Eri, Selasa (15/9).

Baca juga  Pemkot Surabaya Buka 2.150 Lowongan Kerja, Pendaftaran Dimulai 16 September

Menurut Wali Kota Eri, keberadaan SWK tidak hanya berkaitan dengan penyediaan tempat bagi pelaku usaha kuliner, tetapi juga bagaimana fasilitas tersebut dirawat, sehingga masyarakat merasa nyaman saat berkunjung. Karena itu, ia meminta pengelolaan kebersihan, menjadi perhatian agar kualitas pelayanan tetap terjaga.

“Terima kasih atas masukannya, sudah saya telpon Kepala Dinas Koperasi dan turun melakukan pengecekan di sana,” ungkapnya.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala Dinkopumdag Surabaya, Mia Santi Dewi mendatangi SWK Bratang Binangun, untuk mengecek langsung kondisi yang dikeluhkan masyarakat. Dari hasil pemantauan, Mia menemukan sejumlah meja yang masih terdapat piring dan peralatan makan, meski kursinya sudah kosong.

“Saya ke sini menindaklanjuti adanya keluhan masyarakat di hotline Wali Kota Surabaya. Di SWK Bratang Binangun ini, ditemukan meja yang masih banyak piring yang belum dibersihkan atau diangkat, padahal meja dan kursinya sudah kosong,” ujarnya.

Baca juga  Dana Gen Z Rp5 Juta per RW Surabaya Didorong Jadi Modal Usaha

Dalam kunjungannya, Mia juga berbincang dengan sejumlah pengunjung, untuk mengetahui alasan mereka memilih SWK Bratang Binangun. Menurut dia, daya tarik utama tempat tersebut justru terletak pada cita rasa makanan, harga yang terjangkau, serta fasilitas yang dinilai cukup baik.

“Setelah saya keliling, saya menemui beberapa pembeli dan mencoba menanyakan, kenapa mereka mau makan di sini. Ternyata ada yang datang dari jauh, dari Kenjeran, bahkan ada yang dari Sidoarjo. Alasannya karena makanannya enak, murah, dan fasilitasnya bagus,” tuturnya.

Masukan tersebut, kata Mia, menjadi bahan evaluasi bagi Pemkot Surabaya, untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung, sekaligus menjaga daya tarik SWK sebagai salah satu ruang kuliner, bagi masyarakat dan pelaku usaha.

Baca juga  Pemkot Surabaya Turun Tangan Selamatkan Warga dari Perusahaan ART

Ia juga mengapresiasi warga yang menyampaikan keluhan melalui hotline Wali Kota. Menurutnya, laporan langsung dari masyarakat membantu pemerintah, mengetahui kondisi di lapangan dan mempercepat tindak lanjut, terhadap persoalan yang ditemukan.

“Kalau nanti ditemukan lagi kekurangan-kekurangan yang ada di SWK, dapat disampaikan melalui hotline Wali Kota, supaya kami dari Dinas Koperasi bisa segera menindaklanjuti,” kata dia.

Ia menegaskan, Pemkot Surabaya terbuka terhadap berbagai masukan dari masyarakat. Evaluasi dan perbaikan tersebut diharapkan membuat SWK semakin nyaman, sekaligus mampu mempertahankan minat masyarakat, untuk datang dan menikmati kuliner yang tersedia.

“Masukan dari masyarakat akan membuat SWK kita menjadi lebih bagus lagi dan bisa lebih dinikmati oleh masyarakat dengan nyaman,” pungkasnya. (yunus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *