Mahasiswa K3 Unusa Kembangkan Rambu Evakuasi Tsunami Berbasis Sensor

Lima mahasiswa Program Studi D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) mengembangkan rambu evakuasi tsunami berbasis sensor bernama SafeLight Tsunami Route.

Inovasi tersebut mendapat pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa-Karsa Cipta (PKM-KC) 2026 dari Kemdiktisaintek.

Kelima mahasiswa itu adalah Rofiq Arroyan, Nadea Putri Wahyuni, Cicilia Febriana Mayangsari, Rachmalia Eka Putri, dan Angga Adi Nugroho dengan dosen pembimbing Merry Sunaryo, S.K.M., M.KKK.

SafeLight Tsunami Route dirancang untuk memberikan informasi bahaya secara adaptif dan real-time, memperkuat fungsi rambu konvensional yang statis.

“SafeLight Tsunami Route mengintegrasikan teknologi sensor, sistem monitoring, serta indikator visual dan suara untuk membantu menyampaikan informasi mengenai kondisi bencana kepada masyarakat,” ujar tim pengembang, Jumat (2/10).

Baca juga  Kabar Baik untuk Guru, Pemerintah Perkuat Kesejahteraan, Karier, dan Kompetensi

Prototipe ini mengintegrasikan dua subsistem. Subsistem darat menggunakan mikrokontroler ESP32 dan sensor getaran MPU6050 untuk membaca aktivitas gempa. Subsistem laut menggunakan sensor pelampung untuk memantau perubahan muka air laut.

Data kedua subsistem diproses untuk menentukan indikator. Lampu hijau menunjukkan kondisi aman, lampu kuning disertai sirine menunjukkan kondisi gempa atau kewaspadaan, dan lampu merah dengan sirine intensitas tinggi menunjukkan potensi tsunami.

Sistem dilengkapi monitoring real-time melalui modem MiFi dan menampilkan tingkat guncangan dengan skala Modified Mercalli Intensity (MMI). Sumber energinya menggunakan panel surya yang disimpan dalam baterai.

Prototipe telah melalui tahap perakitan dan pengujian untuk penyempurnaan rangkaian elektronik, konfigurasi LED RGB, dan pemrograman sistem monitoring. Bagus

Baca juga  Pertukaran Budaya, 13 Mahasiswa Asing Kunjungi Sekolah Mulia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *