DPD RI Dorong Mahasiswa Unair Melek Politik

Universitas Airlangga (UNAIR) menggandeng Sekretariat Jenderal DPD RI menggelar seminar DPD Goes to Campus di Ruang Bima Suci, Airlangga Convention Center (ACC), Jumat (16/10/2026).

Seminar bertajuk “Mengenal Lebih Dekat DPD RI: Rumah Perjuangan Daerah dan Masa Depan Demokrasi Indonesia” digelar untuk menggembleng kesadaran politik generasi muda agar tidak alergi terhadap politik dan berani mengawal demokrasi.

Wakil Rektor Bidang Ekosistem Entrepreneurial dan Pengembangan Bisnis UNAIR Prof Dr Koko Srimulyo menegaskan peran kampus sebagai ruang dialog kritis.

“Berpikir kritis itu bukan sekadar mencari apa yang salah, melainkan mampu mengajukan pertanyaan yang tepat, memeriksa informasi secara cermat, memahami persoalan dari berbagai perspektif, serta membangun argumentasi berbasis data yang akurat,” tegasnya.

Baca juga  DPR Singgung Jabatan Eks Ketua KPU Hasyim, Soroti Pasal Selundupan

Ia mengajak mahasiswa memanfaatkan forum untuk menguji gagasan.

“Jangan hanya datang untuk mendengarkan. Gunakan kesempatan ini untuk memahami, bertanya, dan menguji gagasan dari sudut pandang yang lebih luas,” ujarnya.

Menurutnya, demokrasi tak hanya ditentukan lembaga negara, tetapi juga kualitas masyarakatnya.

Anggota DPD RI asal Jawa Timur yang juga alumni UNAIR, Dr Lia Istifhama, memaparkan lahirnya DPD RI merupakan wujud sikap egaliter dan prinsip meritokrasi yang membuka ruang kepemimpinan berbasis kapasitas tanpa sekat partai politik.

“Suka atau tidak suka, mau atau tidak mau, kita hidup di negara demokrasi di mana aktivitas politik akan selalu ada. Kuncinya adalah bagaimana generasi muda mau mencintai dan terlibat dalam politik dengan gagasan yang bersifat konstruktif, bukan destruktif,” jelas Lia.

Baca juga  DPR Singgung Jabatan Eks Ketua KPU Hasyim, Soroti Pasal Selundupan

Ia menyebut berpolitik adalah seni yang bertumpu pada empat pilar: Strategy, Equity, Nation, dan Integrity.

“Kita membutuhkan strategi yang matang, keadilan otonomi daerah, serta orientasi jangka panjang demi keberlanjutan bangsa. Yang tak kalah penting adalah integritas,” tegasnya.

Lia mengajak mahasiswa menyuarakan gagasan daerah untuk mengawal kebijakan otonomi dan perimbangan keuangan yang berkeadilan. Bg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed