Longsoran tanah di Km 14+6/7 petak jalan Ledokombo-Sempolan, wilayah Daop 9 Jember, kemarin menghambat perjalanan kereta api tujuan Surabaya dan Malang
PT KAI Daop 8 Surabaya mencatat tiga KA keberangkatan Stasiun Ketapang terdampak keterlambatan antara 48 menit hingga 258 menit.
Ketiga KA tersebut yakni KA Tawangalun relasi Ketapang-Malang, KA Logawa relasi Ketapang-Surabaya Gubeng-Purwokerto, dan KA Sri Tanjung relasi Ketapang-Surabaya-Lempuyangan.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan tersebut dan menegaskan keselamatan menjadi prioritas.
“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas keterlambatan perjalanan KA Tawangalun, KA Logawa, dan KA Sri Tanjung akibat longsoran tanah di wilayah kerja KAI Daop 9 Jember. Kami memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan,” ujar Mahendro Selasa (3/11).
Ia menambahkan KAI terus berkoordinasi dengan Daop 9 Jember untuk penanganan prasarana agar perjalanan kembali normal sesuai prosedur keselamatan. Bg






