Percepat Pengurusan Dokumen dan Visa Haji, Kemenhaj Siapkan 50 Tenaga Pendukung

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyiapkan 50 orang tenaga pendukung penyelesaian dokumen dan pemvisaan haji untuk memperkuat persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1448 Hijriah/2027 Masehi.

Penguatan sumber daya manusia tersebut dilakukan guna memastikan proses administrasi keberangkatan jemaah haji Indonesia berjalan tertib, cermat, dan sesuai ketentuan.

Direktur Jenderal Pelayanan Haji Kemenhaj, Ian Heriyawan, memberikan arahan dan pembekalan kepada 50 tenaga pendukung tersebut di Asrama Haji Kelas I Jakarta. Para personel dijadwalkan mulai menjalankan tugas pada pekan ini.

Dalam arahannya, Ian menegaskan, ketelitian dalam pengolahan dokumen menjadi faktor penting yang menentukan kelancaran penerbitan visa dan keberangkatan jemaah ke Tanah Suci. Menurutnya, jemaah yang telah memenuhi persyaratan istitaah kesehatan dan menyelesaikan pembayaran biaya haji tetap berpotensi terkendala keberangkatannya apabila dokumen atau data administrasi tidak lengkap dan tidak sesuai.

Baca juga  Momentum Sumpah Pemuda, Wamendikdasmen Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter Sejak Dini

“Jemaah haji walaupun sudah istitaah dan mampu membayar biaya haji, kalau data dokumennya tidak lengkap, visanya tidak keluar, maka tidak bisa berangkat haji. Dan itu ada di tangan kalian. kami mengingatkan seluruh tenaga pendukung agar melakukan pemeriksaan secara teliti terhadap setiap informasi dalam dokumen, mulai dari penulisan nama, angka, tanggal lahir, hingga kesesuaian data lainnya,” jelas Ian Heriyawan, dikutip Selasa (3/11/2026).

Ian menyebut, kesalahan kecil dalam proses penginputan dapat berdampak pada tahapan administrasi berikutnya. Karena itu, pekerjaan tersebut harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan tidak sekadar dipandang sebagai rutinitas administratif.

Untuk mendukung kelancaran pekerjaan, Ian menekankan lima prinsip yang harus diterapkan seluruh tenaga pendukung, yakni ketelitian, kepatuhan terhadap prosedur, kepedulian antarsesama, kebersamaan, serta menjaga kesamaptaan atau kebugaran fisik.

Baca juga  Pemkot Surabaya Segel 23 Kios Tak Berizin di Tanjungsari

Ia juga meminta seluruh personel mengikuti standar operasional dan alur proses bisnis yang telah ditetapkan. Koordinasi serta kekompakan tim dinilai penting, terutama ketika volume pekerjaan meningkat menjelang tahapan keberangkatan jemaah.

“Kami mengapresiasi keterlibatan para tenaga pendukung dalam pelayanan haji. Ia berharap seluruh personel memiliki kebanggaan terhadap tugas yang dijalankan karena pekerjaan mereka berkaitan langsung dengan persiapan keberangkatan jemaah ke Tanah Suci. Di tempat inilah akan lahir dokumen, akan lahir visa yang menjadi bekal jemaah haji berangkat ke Tanah Suci. Karena itu, kalian harus bangga dengan pekerjaan ini,” ujarnya.

Dalam rangkaian administrasi keberangkatan haji, dokumen jemaah terlebih dahulu disiapkan, diperiksa, dan diverifikasi sebagai dasar pengajuan visa. Setelah visa diterbitkan, proses dilanjutkan dengan pemenuhan persyaratan penerbitan kartu Nusuk sesuai mekanisme yang ditetapkan otoritas Arab Saudi. Kartu Nusuk menjadi salah satu identitas penting bagi jemaah selama penyelenggaraan ibadah haji, termasuk untuk mendukung pengaturan akses dan mobilitas di Tanah Suci.

Baca juga  Terima Delegasi Muslim Senegal, Muhammadiyah Jajaki Kerja Sama Pendidikan

Sementara itu, Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri, Nurchalis, mengingatkan para tenaga pendukung agar memiliki inisiatif, keberanian mengambil langkah, serta kemauan untuk terus belajar.

Didampingi Kepala Subdirektorat Dokumen, Khoirun Naim, Nurchalis menekankan pentingnya membangun komunikasi dan tidak ragu bertanya ketika menghadapi kendala dalam pekerjaan.

“Ada tiga pesan yang ingin saya sampaikan. Pertama, kalau kalian tidak mengupayakan, kalian tidak akan mendapatkan hasilnya. Kedua, kalau kalian tidak melangkah, kalian akan tetap berada di tempat. Ketiga, apabila kamu tidak pernah bertanya, maka kamu tidak akan tahu,” pesannya. (Ym)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *