Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Albarra memberangkatkan rombongan ribuan peziarah wali lima yang berasal dari komunitas Bela Kiai dan Santri atau Bekisar. Pemberangkatan itu digelar di depan kampus Institut Pesantren KH Abdul Chalim, Pacet, Mojokerto, Sabtu (29/10/2022) pagi.
Pemberangkatan peziarah dilakukan secara bergelombang, untuk gelombang pertama ini diikuti 600 peziarah dengan menggunakan 9 bis. Fasilitas ziarah wali lima itu disediakan gratis oleh Prof Dr KH Asep Syaifuddin Chalim MA, pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Pacet, Mojokerto.
Dengan diiringi gema sholawat, sebanyak 9 bus dan beberapa kendaraan roda empat, mulai berangkat.
Dalam sambutannya, Wabup Gus Barra yang juga putra kandung dari Kiai Asep ini merasa bersyukur dapat melaksanakan kegiatan sosial berupa wisata religi wali limo gratis bagi para relawan bela kiai dan santri. Hal ini dilakukannya, untuk memberikan penyegaran maupun motivasi hidup kepada para peziarah atau masyarakat setelah mengalami dan melewati wabah covid 19.
“Inilah, kalau kita bisa memahami hidup berbangsa dan bernegara. Saling bertoleransi dan berbagi dengan sesama. Sehingga, akan dapat menciptakan bentuk tali silaturami yang kuat dalam mewujudkan Kabupaten Mojokerto yang maju, adil dan makmur. Kita harus kompak dalam menyuarakan kebenaran di Kabupaten Mojokerto,” ujarnya.
Gus Barra berharap, semoga peserta peziarah religi ini akan lebih berani dalam mengajak semua elemen masyarakat lainnya, untuk mewujudkan cita cita yang luhur dan mulia, yaitu terwujudnya Kabupaten Mojokerto yang maju, adil dan makmur.
Pemberangkatan bertahap setiap kecamatan itu, dikoordinasi langsung oleh H Shobirin dan H Amin selaku pimpinan Relawan Bekisar. Wisata ziarah wali limo gratis dari Kiai Asep ini, utamanya di peruntukkan untuk Relawan Bela Kiai dan Santri yang dulu sukses mengantarkan IKBAR (Ikfina-Barra) sebagai Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto.
Sementara itu, Jendral Bekisar, Shobirin menerangkan, pemberangkatan secara bertahap puluhan ribu peziarah wali limo gratis itu, adalah murni dari anggaran pribadi Kiai Asep. Menurut Shobirin, sebelumnya juga Kiai Asep pernah keliling Jawa Timur untuk turun langsung dalam memberikan maupun menyalurkan ratusan ton beras, ribuan sarung, ribuan dos mie instan dan uang ratusan juta kepada para korban dampak bencana alam gempa bumi serta musibah lainnya. Diantara daerah daerah itu adalah Lumajang, Tulungagung, Blitar, Magetan.
“Kami sebagai warga Kabupaten Mojokerto ikut bangga terhadap Kiai Asep, yang sangat peduli kepada semua masyarakat. Masyarakat luas yang terdaftar sebagai peziarah religi wali limo gratis sangat gembira,” kata KH Shobirin.
Suparni (43)salah satu peserta ziarah wali limo gratis, mengaku sangat bersyukur. Dia selama ini memang sangat ziarah wali, tapi tidak punya biaya.
“Terima kasih kepada Kiai Asep dan Gus Barra, atas kebaikannya mengadakan wisata wali limo gratis. Saya dan teman teman terus mendukung penuh dan selalu berdoa kepada Allah SWT untuk kesuksesan Gus Barra,” pungkasnya. Ym






