Dindik Jatim Antisipasi Kendala Gangguan TKA Gelombang 2

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur (Dindik Jatim) mengevaluasi pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 gelombang I yang diikuti 242.151 murid dari jenjang SMA, SMK, SMALB, dan Paket C.

Evaluasi tersebut menjadi bahan untuk mematangkan persiapan pelaksanaan gelombang II yang dijadwalkan berlangsung pada 2-5 November 2026 dengan melibatkan 185.195 murid.

Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai mengatakan, evaluasi dilakukan untuk memastikan pelaksanaan TKA berjalan tertib, lancar, dan akuntabel.

“Pelaksanaan TKA merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperoleh gambaran capaian akademik peserta didik secara objektif, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, seluruh tahapan harus dipersiapkan dengan baik,” katanya, Ahad (1/11/2026).

Baca juga  BMKG: Hujan di Jatim dalam Dua Hari Terakhir Hasil Modifikasi Cuaca, Bukan Musim Hujan

Aries memastikan, berbagai persiapan telah dilakukan, mulai dari pembentukan posko gladi bersih hingga posko pelaksanaan utama yang melibatkan tim teknis lintas instansi.

Berdasarkan data Dindik Jatim, pelaksanaan TKA gelombang I melibatkan 4.546 satuan pendidikan. Rinciannya, 1.139 satuan pendidikan SMA, 1.546 SMK, 140 SLB, serta 136 PKBM/SKB. Sementara gelombang II akan melibatkan 3.658 satuan pendidikan.

Aries menjelaskan, koordinasi dilakukan secara berjenjang antara tim teknis TKA Dindik Jatim, cabang dinas pendidikan, dinas pendidikan kabupaten/kota, serta tim teknis Kementerian Agama Provinsi Jatim.

Koordinasi tersebut, lanjut dia, untuk memastikan kesiapan satuan pendidikan sekaligus mengantisipasi kendala selama pelaksanaan asesmen gelombang berikutnya.

Untuk memperkuat pengawasan, pelaksanaan TKA di Jawa Timur melibatkan 27.411 petugas. Jumlah tersebut terdiri atas 27.168 pengawas ruang dari unsur guru SMA, SMK, SLB, MA, dan pendidikan kesetaraan, serta 243 pendamping penyelia.

Baca juga  Khofifah Kembali Gelar Pasar Murah, Jaga Daya Beli Warga Jatim

Pendamping penyelia berasal dari unsur Dindik Jatim, cabang dinas pendidikan, pengawas sekolah, serta penyelia dari perguruan tinggi yang ditetapkan Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik) Kemendikdasmen.

Ia menegaskan, pengawasan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga integritas pelaksanaan TKA. Pihaknya berharap, seluruh tugas dijalankan sesuai prosedur dan membantu mengidentifikasi serta menangani kendala yang muncul di satuan pendidikan.

“Keberhasilan pelaksanaan TKA tidak hanya ditentukan oleh kesiapan sarana dan prasarana, tetapi juga komitmen, tanggung jawab, dan profesionalitas seluruh petugas yang terlibat,” pungkasnya. (Ym)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *