Redakan Cuaca Ekstrem Panas, Damkar Surabaya Rutin Semprot Jalanan

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Surabaya mengguyur sejumlah ruas jalan aspal utama di ibu kota Provinsi Jawa Timur (Jatim) itu demi menekan risiko sengatan panas ekstrem dan paparan debu di tengah musim kemarau.

Langkah darurat ini diambil setelah suhu udara siang hari di Kota Pahlawan menembus angka 30 derajat Celsius yang berpotensi memicu bahaya heatstroke bagi pengguna jalan.

Kepala Bidang Damkar Kota Surabaya, M Rokhim, menuturkan aksi penyiraman jalan ini sudah berjalan secara rutin sejak beberapa pekan terakhir.

Hal itu mereka lakukan menyusul maraknya aduan masyarakat yang mulai terganggu oleh sengatan suhu ekstrem hingga munculnya fatamorgana akibat aspal memuai.

Baca juga  Pemkot Gandeng Western Sydney University, Mahasiswa Australia Dampingi Warga

“Penyiraman ini kami lakukan sejak hari Rabu atas usulan dan laporan warga bahwa suhu udara siang hari di Surabaya sangat menyengat,” kata Rokhim kepada media Kamis (20/8).

Ia mengatakan, proses pendinginan jalan dilakukan menggunakan armada mobil damkar yang dikerahkan secara bergiliran sesuai jadwal.

Rokhim memastikan penyiraman preventif ini berjalan tanpa mengganggu kesiapan armada dalam merespons panggilan darurat utama penanganan kebakaran.

“Bersamaan dengan berjalannya program ini, kami juga masih terus melakukan evaluasi,” paparnya.

Penyiraman kini difokuskan pada lintasan protokol dan titik rawan kemacetan, membentang dari kawasan Jalan Basuki Rahmad hingga ruas Jalan Pahlawan di area Alun-alun Contong, Bubutan.

Selain mengguyur aspal, pihak Damkar juga meminta warga memperkuat perlindungan mandiri saat beraktivitas di luar ruangan.

Baca juga  Lomba Kampung Pancasila Siap Digelar September 2026

“Kepada masyarakat kami mengimbau untuk selalu menggunakan pelindung diri tabir surya saat beraktivitas di luar ruangan, selalu membawa persediaan air minum, agar tubuh tidak dehidrasi,” kata dia. Bg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *