Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memperkuat sinergi lintas sektor untuk persiapan Expo UMKM dan Ekosistem Haji dan Umrah 2026. Agenda nasional ini akan digelar 25–27 September 2026 di Stadion Wilis, Kota Madiun.
Penguatan koordinasi jadi fokus rapat persiapan yang digelar di Kota Madiun. Rapat mempertemukan Kemenhaj, Pemkot Madiun, Kanwil Kemenhaj Jatim, kepolisian, Bank Jatim, KBIHU/PIHI, dan pemangku kepentingan lainnya.
Expo ditargetkan melibatkan sekitar 300 tenant dan 15.000 calon jemaah dalam Kick Off Manasik Haji Akbar. Selain ruang promosi UMKM, kegiatan ini dirancang sebagai wadah edukasi, layanan, dan penguatan ekosistem ekonomi haji dan umrah.
Rangkaiannya meliputi UMKM Expo, Haji dan Umrah Expo, business matching, edukasi manasik haji, kompetisi Islami, hingga kegiatan berbasis komunitas.
Direktur Fasilitasi Kemitraan Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah Tri Hidayatno menyebut kolaborasi lintas sektor jadi kunci sukses acara berskala nasional ini.
“Ini menjadi kick off terkait Expo UMKM Haji dan Umrah. Dengan jumlah peserta yang cukup besar, tentu menjadi salah satu hal yang perlu kita persiapkan. Karena ini event nasional, tentunya milik kita bersama, sehingga perlu kita sukseskan bersama,” ujar Tri dalam rilis, Jumat (11/10/2026).
Ia menambahkan koordinasi dengan seluruh OPD Kota Madiun diperlukan agar pelaksanaan berjalan sesuai rencana dan setiap pihak menjalankan peran optimal.
Dari sisi ekonomi, expo membuka peluang UMKM memperluas pasar dan membangun kemitraan lewat business matching bersama buyer, industri, perbankan, dan mitra usaha.
Bagi calon jemaah, tersedia edukasi manasik dan akses produk layanan di Haji dan Umrah Expo. Peserta Kick Off Manasik juga dapat dukungan transportasi dan konsumsi.
Dengan proyeksi 15.000 peserta, aspek keamanan jadi perhatian. Kepolisian menyiapkan pengamanan mulai pengaturan parkir, layout lokasi, arus lalu lintas, hingga kawasan sekitar Stadion Wilis.
“Mengingat 15 ribu peserta itu bukan jumlah yang sedikit, tentu perlu dipersiapkan pengamanan secara matang. Kami siap mendukung kegiatan Expo UMKM dan Ekosistem Haji agar Kota Madiun semakin berkembang,” kata Kapolsek Kartoharjo Kompol Mujo Prajoko.
Melalui sinergi ini, Kemenhaj berharap expo tak hanya jadi ajang pameran, tapi juga mempertemukan UMKM dengan pasar dan memberi manfaat langsung bagi jemaah dan masyarakat. (Ym)






