Press "Enter" to skip to content

Berangkat dengan travel Ilegal, 13 jamaah Umrah Gagal Pulang

Ini harus menjadi perhatian jamaah umrah agar kalau memilih travel lebih selektif. 13 jamaah umrah gagal pulang dan terlantar di tanah suci karena tarvel yang mengantarkannya tidak memiliki izin resmi kemenag.

Kepada majalahnurani.com, Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Arfi Hatim membenarkan ada kasus tiga belas jamaah umrah tertunda kepulangannya di Arab Saudi.

Menurut dia, ini terkait provider yang memfasilitasi travel Ziezie, yang tertunda lantaran soal visa.

Hingga kini Arfi melakukan pemantauan dan memastikan memberi sanksi tegas pada travel yang memfasilitasi.

“Kita telusuri provider yang memfasilitasi penerbitan visa,” tuturnya.

SESUAI PMA

Sebagai PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah), lanjutnya, jika terbukti memfasilitasi travel tidak berizin, maka pasti akan terkena sanksi.

Baca juga  Nanti Malam Kemenag Gelar Takbir Virtual Dihadiri Presiden Jokowi, Dapat Dilihat di Youtube

Sanksi ini berdasarkan Peraturan Menteri Agama (PMA) No 8 tahun 2018, provider yang menfasilitasi visa travel tidak verizin, tidak akan diberikan pengesahan. Artinya, tahun depan tidak bisa lagi menjadi provider visa.

“Adapun untuk PPIU yang meminjamkan legalitas perizinannya pada travel tidak berizin, maka dia akan dicabut izinnya,” lanjut dia.

Seperti diketahui, 13 jamaah asal Palembang ini berangkat sebelum lebaran dan terjadwal kembali ke Tanah Air pada 20 Juni.

Namun, hingga sekarang mereka belum kembali. Saat ini, mereka difasilitasi Tim Kantor Urusan Haji (KUH) menginap di wisma haji yang ada di Makkah.

TIDAK TERDAFTAR

Ketiga belas jamaah ini diberangkatkan Ziezie yang ternyata tidak terdaftar. “Ziezie belum terdaftar di Kementerian Agama,” terangnya.

Baca juga  Soal Corona, Prabowo Minta Masyarakat Patuhi Kebijakan Pemerintah

Arfi mengaku sudah menerima data dan laporan ke-13 jemaah umrah yang saat ini masih di Makkah. Dia bersama timnya sedang mempelajari sekaligus menentukan kemungkinan sanksi yang akan diberikan.

Staf Teknis I KUH KJRI Jeddah Ahmad Dumyathi Basori menyampaikan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan muassasah yang menjadi bagian dari proses pemberangkatan perjalanan umroh tersebut.

“Tim KUH sedang mengupayakan bantuan muassasah agar ketigabelas jamaah ini bisa segera pulang ke Tanah Air,” jelasnya. 01/Bagus

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *