by

Kemenkes Perpanjang Imunisasi MR Sampai Oktober

Kementerian Kesehatan akhirnya memberikan kesempatan bagi seluruh provinsi untuk melanjutkan pemberian layanan imunisasi Measles Rubella (MR) sampai dengan tanggal 31 Oktober 2018.

DAPAT TERCAPAI

Dalam rilis yang diterima majalahnurani.com Senin (24/9/2018) Menteri Kesehatan RI, Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M(K), dalam surat Menteri Kesehatan tanggal 20 September 2018, kesempatan ini ditujukan kepada para Gubernur di 28 Provinsi di Luar Pulau Jawa yang sedang melaksanakan kampanye imunisasi MR.

“Saya berharap perpanjangan kesempatan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada di daerah agar target capaian cakupan imunisasi yang diharapkan dapat tercapai,” ungkap dia.

Baca juga  WHFC Bahas Fatwa Plasma Darah Sebagai Obat

Sesuai dengan masukan dari Indonesia Technical Advisory Group for Immunization (ITAGI), cakupan imunisasi yang diyakini ini mampu memberikan kekebalan kepada masyarakat agar mampu memutus mata rantai penularan adalah minimal 95% dari jumlah sasaran yang ada di setiap wilayah.

“Untuk itu, bagi masyarakat yang ingin mendapatkan layanan imunisasi MR dapat mencari informasi dengan menghubungi kader kesehatan, Puskesmas setempat untuk mendapatkan informasi waktu pelaksanaan Posyandu atau Pos Imunisasi di wilayah terdekat dengan domisili tempat tinggal,” sambungnya.

CAPAIAN IMUNISASI

Dari data Kemenkes, secara nasional, rata-rata cakupan pemberian imunisasi MR kini mencapai 51.05%% masih jauh di bawah target yang diharapkan yakni 95% dari seluruh sasaran.

Baca juga  LPPOM MUI Komitmen Tingkatkan Sertifikasi Halal pada UMKM

Hingga saat ini, provinsi dengan cakupan imunisasi tertinggi adalah Papua Barat (91.83%) dan Bali (87.47%). Angka tersebut didapatkan berdasarkan data laporan provinsi kepada Kemenkes RI sampai dengan tanggal 24 September 2018 pukul 18.00 WIB.

Beberapa provinsi yang hingga saat ini capaian imunisasinya masih berada di bawah rata-rata nasional, antara lain: Aceh (4.94%), Riau (26.70%), Sumatera Barat (27.30%), Nusa Tenggara Barat (37.47%), Kalimantan Selatan (38.61%), Sumatera Utara (39.50%), Bangka Belitung (40.64%), Kepulauan Riau (43.31%), Kalimantan Utara (49.51%), dan Sumatera Selatan (50.76%). 01/Bagus

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed