Smamda Surabaya: Berbasis Islam, Kembangkan Jiwa Entrepreneur Siswa

Belum lama ini tim robotik SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Surabaya menyabet enam medali emas di kompetisi robotik dunia yang digelar di Jepang.

Bahkan Smamda juga rutin mengirim siswanya ke luar negeri untuk mempelajari, bahasa, budaya dan pendidikan. Termasuk tenaga pendidiknya yang selalu dikirim ke luar negeri. Mulai dikirim ke Eropa dan Amerika.

Smamda Surabaya memang dikenal Indonesia sebagai sekolah Islam yang memiliki segudang prestasi.

Student Exchange

Humas Smamda Surabaya Tanti Puspitorini menuturkan, selain program belajar seperti diatas, Smamda juga rutin menggelar Talkshow dengan menghadirkan narasumber berkompeten.

“Talkshow entrepreneur, konser amal, program sister school. Itu semua berlandaskan agama yang bisa membentuk siswa berkepribadian seperti Rasulullah dan berkemajuan dalam bidang entrepreneur dan teknologi,” ungkap Tanti.

Di program pertkaran pelajar, kata Tanti, wawasan siswa bertambah. Siswa yang berprestasi akan mendapatkan kesempatan itu.

” Di program student exchange, Smamda juga selalu dikunjungi siswa asing. Kemarin dari Korea, Meksiko,” tambahnya.

Diharapkan dari program unggulan tersebut, maka anak bisa mendapatkan pengalaman hidup nyata, life skills untuk bekalnya di kehidupan mendatang.

Di sisi keagamaan, Smamda juga memiliki program yang mampu membentuk kepribadian anak dari sisi Islami, modern, dan kemampuan skill.

“Berkarakter Islami, memiliki ketrampilan, mampu berwirausaha, dan mengenal budaya dan penidikan di luar negeri,” sambung Tanti.

Penghafal Quran

Berbasis pendidikan Islam, Smamda mampu membentuk karakter Islami pada anak. Setiap hari di Smamda ada kelas tahfid quran yang bisa diikuti setiap siswa. Menurut Tanti, ini sudah menjadi rutinitas bagi Smammda untuk mencetak anak penghafal quran.

“Meski pendidikan modern, tapi Smamda
juga mengedepankan akhlak Islami. Setiap pagi itu siswa diajak membaca quran, shalat dhuha, melibatkan dalam setiap perayaan hari besar Islam. Mereka tak hanya memelajari ilmu agama saja, tapi juga menerapkan langsung di masyarakat,” tandas Tanti. 01/Bagus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed