Perawat Rumah Sakit Siloam Surabaya, Hastuti Yulistiorini akhirnya meninggal dunia setelah menangani pasien corona yang sedang ditanganinya.
Seperti diketahui RS Siloam Surabaya merupakan salah satu rumah sakit rujukan penanganan COVID-19 di Jatim.
Dalam keterangan pers Jumat (17/4/2020)
CEO Siloam Hospitals Surabaya dr. Maria Magdalena mengakui bahwa Hastuti meninggal pada Kamis (16/4/2020) pukul 06.09 WIB di usia 51 tahun.
Hasil Tes
Hastuti sudah bergabung bersama rumah sakit Siloam sejak 1988. Artinya, sudah 32 tahun Hastuti mendedikasikan diri untuk melayani kebutuhan kesehatan masyarakat.
“Kami memberikan penghormatan yang sebesar-besarnya untuk almarhumah atas dedikasi yang begitu luar biasa terhadap kesehatan dan kemanusiaan dan telah menjadi teladan bagi kita semua. Segenap keluarga besar Siloam Hospitals mendoakan agar Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan kekuatan dan penghiburan untuk keluarga yang ditinggalkan,” katanya.
Hingga kini pihak rumah sakit menunggu hasil tes dari jenazah almarhumah apakah positif corona. Sebab gejalanya sebelum meninggal sama dengan gejala Corona.
Maria menegaskan, di balik perjuangan melawan pandemi Covid-19, ada sosok-sosok yang memberikan pengabdian dan pengorbanan demi masyarakat.
Mereka adalah dokter, perawat, dan tenaga medis yang berada di garda terdepan melayani masyarakat, termasuk salah satunya perawat senior Hastuti Yulistiorini.
“Kami segenap keluarga besar Siloam Hospitals mendoakan agar Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan kekuatan dan penghiburan untuk keluarga yang ditinggalkan,” imbuhnya.
Siloam Hospitals saat ini turut terlibat aktif membantu pemerintah dalam usaha menghentikan penyebaran Covid-19 di Indonesia dengan menyediakan pelayanan Swab Test (dengan pilihan durasi hasil tes 7 hari, 72 jam, dan 24 jam), serta Rapid Test atau tes antibodi yang tersedia di 38 RS Siloam. 01/Bagus






