Pulihkan Ekonomi Akibat Corona, Pemerintah Siapkan 405,1 Triliun

Selama masa pandemi wabah Corona, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku pihak asing terus menarik dananya dari Indonesia.

Akibatnya, stabilitas keuangan berpotensi terganggu baik di global maupun di dalam negeri.

“Rupiah bergerak volatile, dan pasar saham bergejolak. Virus corona memiliki potensi mengganggu stabilitas sistem keuangan,” ucap Menkeu Sri dalam video confrence, Senin (11/5/2020).

Insentif

Pemerintah belum bisa memproyeksi secara pasti sampai kapan penyebaran virus corona terus berlangsung. Hal ini akan bergantung dari perkembangan penambahan kasus di global dan dalam negeri.

“Kontraksi ekonomi di dunia belum dapat diestimasi secara akurat,” sambungnya.

Saat ini pemerintah telah menyiapkan penambahan alokasi belanja sebesar Rp405,1 triliun. Dana itu digunakan untuk memberikan insentif di sektor kesehatan, penambahan bantuan sosial kepada seluruh masyarakat yang terdampak, insentif untuk pelaku usaha, dan pemulihan ekonomi.

Kendalikan Inflasi

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo berupaya untuk menstabilkan rupiah yang terus terkoreksi sejak awal tahun, mengendalikan inflasi, dan melakukan koordinasi dengan pemerintah serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk menentukan bauran kebijakan demi menjaga ekonomi dalam negeri.

“Bauran kebijakan BI terdiri dari beberapa aspek penting, yaitu penurunan suku bunga menjadi 4,5 persen, penurunan suku bunga secara konsisten dengan perkiraan inflasi rendah dan terkendali,” ungkapnya dalam video.

Nilai Tukar Rupiah

BI juga melakukan intervensi pasar dengan membeli surat berharga negara (SBN) yang dilepas asing di pasar sekunder demi menjaga nilai tukar rupiah. Dengan berbagai upaya ini, BI optimistis nilai tukar rupiah akan berada di bawah Rp15 ribu per dolar AS.

“Dengan stabilisasi rupiah, maka rupiah akan bergerak menguat dari yang semula hampir menembus Rp17 ribu per dolar AS sekarang di bawah Rp15 ribu per dolar AS. Kami yakin rupiah masih undervalue,” urainya. 01/Bagus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *