Press "Enter" to skip to content

Muhammadiyah: Shalat Jumat Boleh Lebih dari Satu Shift

Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengeluarkan surat edaran pimpinan pusat Nomor 5 Tahun 2020 Tentang Tuntunan dan Panduan Hadapi Pandemi dan Dampak COVID-19. Salah satu poin mengatur mengenai Salat Jumat bisa dilakukan dua gelombang atau lebih dari satu shift.

ZONA HIJAU

Sekertaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Muti, menjelaskan aturan ini berlaku bagi daerah aman atau zona hijau virus corona yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

“Pelaksanaan Salat Jumat dengan protokol pencegahan COVID-19 dapat dilaksanakan lebih dari 1 rombongan atau lebih dari satu sift,” kata Abdul konferensi pers secara daring, Kamis (4/6/2020).

Opsi lain yang bisa diambil selain shalat dua gelombang yakni bisa dengan memperbanyak tempat ibadah dengan memanfaatkan gedung atau ruangan lain selain masjid dan mushala yang memenuhi syarat sah salat.

Baca juga  Jadi Zona Oranye, Sidoarjo Siapkan Skema Sekolah Tatap Muka

Selain itu, secara umum kegiatan shalat di zona hijau untuk shalat sunah baiknya dilakukan di rumah saja.

“Di daerah aman atau zona hijau salah sunah hendaknya dilaksanakan di rumah, solat fardhu kifayah baiknya dilaksanakan di rumah apabila fardhu kifayah di masjid telah terpenuhi,” imbuh dia.

PROTOKOL KESEHATAN

Shalat yang dilakukan secara berjamaan di masjid atau mushala pun harus dengan memperhatikan protokol kesehatan COVID-19.

“Pelaksanaan salat di masjid atau musola semaksimal mungkin mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan Muhammadiyah COVID-19 Command Center atau pemerintah setempat,” tandasnya. 01/Bagus

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *