Doa Gus Mus-Buya Syafii untuk Dokter yang Wafat Lawan Corona

Rabu (2/9) malam, Gus Mus dan Buya Syafii mengungkapkan dukacita dan doa untuk para tenaga medis yang wafat dalam melawan Corona. Hal itu disampaikan acara Doa Bersama dan Hening Cipta untuk Keselamatan Dokter Indonesia yang disiarkan kanal YouTube BNPB Indonesia. Dia meminta seluruh masyarakat Indonesia untuk berjuang bersama melawan COVID-19.

Tokoh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Mustofa Bisri, mendoakan para tenaga medis yang gugur diterima amal ibadahnya oleh Tuhan. Dia menyatakan kesedihan mendalam atas wafatnya para pejuang kesehatan dalam melawan virus Corona.

“Kesedihan mendalam atas wafatnya pejuang pandemi ini lebih mengingatkan kita bahwa pandemi ini, melawan virus Corona ini adalah persoalan kemanusiaan. Artinya persoalan kita bersama. Bukan hanya persoalan para dokter, bukan hanya persoalan tenaga medis, tapi persoalan kita semua. Karena virus ini menimpa kita semua,” kata Gus Mus.

“Kita tidak boleh melepas tangan, tak ikut memerangi bersama virus ini. Nanti akan sia-sia perjuangan mereka kalau banyak di antara kita terlalu teledor, tidak disiplin mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya.

Tokoh Muhammadiyah, Syafii Maarif, pun menyampaikan hal serupa. Dia mengatakan meninggalnya para tenaga kesehatan harus betul-betul ditekan. Dia menekankan semua pihak harus berjuang bersama. Semua masyarakat diingatkan untuk menjalani protokol kesehatan.

“Jiwa saya tergoncang melihat tenaga kesehatan sudah ratusan meninggal dunia, para dokter sudah 104 hingga detik ini. Apakah memang harus begitu? Atau kita kurang mempersiapkan mereka dengan alat pelindung diri. Mungkin perlu dilihat dengan negara lain. Kalau negara lain juga begitu, ini memang, ini memang tidak perlu terlalu disesali. Tapi kalau negara lain tenaga dokternya yang meninggalnya tidak banyak, berarti ada sesuatu yang keliru dan perlu diperbaiki,” ujar Buya Syafii. Ym

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *