Press "Enter" to skip to content

Fisa Smamda Surabaya, Prof Fredy Tekankan Pentingnya Produk Halal ke Siswa

SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Surabaya kembali menggelar Field Trip Study Activities (Fisa) pada Jumat-Sabtu (21-22/5/2021). 

Kepala Smamda Astajab MM menjelaskan, Fisa merupakan agenda tahunan. Kali ini bertema “Unite for Success”.
Fisa diikuti 470 siswa kelas XI dan diajak terjun ke lapangangan.

“Tapi karena masih suasana Pandemi Covid-19, Fisa tahun ini diselenggarakan secara virtual. Meski begitu tidak mengurangi esensinya.
Jadi belajar itu tidak hanya di kelas tetapi juga di luar kelas. Kami bekerja sama dengan berbagai lembaga. Hal ini dalam rangka untuk memberikan pengalaman, pencerahan, wawasan, dan pengetahuan kepada siswa sehingga bisa mengembangkan ilmu yang telah diperoleh kemudian bisa mempraktikkannya,” jelas dia.

Baca juga  PPKM mikro Diberlakukan mulai Besok

Dengan kegiatan Fisa, maka pengetahuan yang dimiliki siswa tidak hanya sebatas pengetahuan yang dipahami.

“Tapi bagaimana mempraktikkan dan mengembangkan pengetahuan yang sudah diperoleh oleh anak-anak selama belajar di sekolah,” tegasnya.

PASTIKAN HALAL

Salah satu materi penting pada kegiatan Fisa yakni pemahaman seputar halal haram produk makanan minuman.

Guru Besar ITS Surabaya Prof Fredy Kurniawan sebagai pemateri menjelaskan pentingnya siswa mengetahui kehalalan makanan minuman. Siswa harus memastikan bahwa yang dikonsumsinya itu produk halal.

Menurutnya ini sangat penting. Maka siswa perlu memahami sebagaimana di hukum Islam pengetahuan tentang halal dan haramnya.

“Anda perlu membacanya dari sumbernya langsung. Informasi kehalalan harus dipastikan. Dari Alquran, Sunnah, Ijma dan ketentuan pedoman yang bisa dipertanggung jawabkan,” tuturnya ke seluruh siswa Smamda.

Baca juga  India Memasuki Lockdown 3.0

Dijelaskannya, halal atau haramnya suatu produk, saat ini memerlukan proses yang dapat dipercaya. Karena proses pembuatannya makanan minuman produk tidak lagi sederhana. Melibatkan banyak tahapan atau bahkan komposisi.

“Pemerintah pun menjamin hak warga negara untuk mendapatkan informasi kehalalan yang dibutuhkan,” jelasnya.

ROKOK HARAM

Salah satu contoh yang ditegaskan yakni soal rokok haram. Dia mengakui bahwa memang tidak ditulis rokok itu haram. Bahkan hukumnya rokok tidak secara jelas ditulis haram. Tapi bagi orang yang beriman, rokok dapat menyebabkan penyakit hingga membunuh, akhirnya wajib ditinggalkan.

“Apa keuntungannya merokok?” tanya dia.

Oleh karena itu, merokok bisa menyebabkan kesehatan seseorang buruk, maka akhirnya haram bagi orang beriman.

Baca juga  Ditolak Pemilik Kos, 3 Perawat Ditampung RSUD Bung Karno

“Kemudian itu yang diharamkan darah, babi, minuman keras. Kalau kita melanggarnya, maka Anda tidak termasuk kriteria orang beriman,” sambungnya mengutip ayat Alquran. Bagus

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *