by

Soal Aktifitas Warga di Malam Hari, ini Himbauan Kapolresta Mojokerto

Dalam rangka pelaksanaan PPKM Darurat di wilayah hukum Mojokerto Kota, Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan akan melakukan kegiatan penyekatan di beberapa titik. Hal itu disampaikan mantan Kapolres Pasuruan ini seusai Apel Gelar Pasukan dalam rangka Pelaksanaan PPKM Darurat di lapangan Maha Patih Gajah Mada Mapolresta Mojokerto, Sabtu (03/07).

Dijelaskan AKBP Rofiq, pihaknya yang akan memprioritaskan penyekatan di batas-batas antar kabupaten kota. Bagi masyarakat yang melintas masuk wilayah Mojokerto Kota harus memiliki kelengkapan-kelengkapan, seperti kelengkapan surat kendaraan bermotor, Surat Izin Mengemudi dan ditambah membawa hasil swab atau PCR yang masih berlaku minimal dua hari sebelum kegiatan itu dilaksanakan.

Baca juga  Inovatif, Suroboyo Bus Kini Dilengkapi Alat Pembayaran E-Money Seperti di Tol

“Ini menjadi upaya penting untuk menjadi preventif strike, supaya proses carier yang tidak disadari oleh masyarakat bisa kita tekan,” ujarnya.

Untuk penyekatan, sementara dilakukan di tiga titik, yakni di dua lokasi exit tol, dan di perbatasan antara Lamongan dan Mojokerto. Pada penyekatan tersebut juga akan dilakukan random swab jika yang bersangkutan tidak membawa surat hasil swab atau hasil tes PCR.

Selain penyekatan, Polresta Mojokerto juga akan memperlakukan secara khusus terhadap wilayah posko PPKM Mikro di kelurahan yang zona merah dengan penanganan yang ekstra.

AKBP Rofiq juga menghimbau kepada masyarakat kota Mojokerto untuk mengurangi aktifitas di luar rumah, terutama pada malam hari.

Baca juga  Wali Kota Surabaya Ajak Kolaborasi Pemuda Muhammadiyah Membangun Surabaya

“Setelah jam 8 malam saya berharap masyarakat memanfaatkan waktu dengan baik, yaitu berada bersama keluarga di rumah, berdoa di rumah, membangun imunitas di rumah, membuat Quality Time bersama keluarga, biarkan kami yang berada di luar rumah, Gugus Tugas nantinya akan melakukan pembatasan-pembatasan di beberapa titik keramaian, ” terangnya.

Untuk memaksimalkan pelaksanaan PPKM Darurat tersebut, nantinya ada 380 personel yang diterjunkan.

“Total keseluruhan ada 380 personel dari tiga pilar, ada dari Polri, TNI dan Satpol PP, serta ada potensi masyarakat yang kita libatkan,” pungkasnya. Ym

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed