by

Jangan Lupa Doakan Orang Lain Dalam Doa Kita

Bismillahirrahmanirrahim
Saudaraku, ada satu tips dari Rasulullah yang sangat jitu jika ingin doa-doa yang kita panjatkan dikabulkan oleh Allah. Namun sayang tips ini sering kita lupakan dan jarang kita laksanakan dalam kehidupan sehari hari. Tips apakah itu? Mendoakan orang lain dalam doa kita.

DOAKAN ORANG LAIN
Mengapa mendoakan orang lain dalam doa kita? Karena ketika kita mendoakan orang lain dan orang yang kita doakan itu tidak mengetahui maka malaikat akan mengamini doa kita dan sekaligus malaikat tersebut mendoakan kita dengan doa serupa.
Sebagaimana sabda Rasulullah SAW :
“مَا مِنْ عَبْدٍ مُسْلِمٍ يَدْعُو لِأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ إِلَّا قَالَ الْمَلَكُ: “وَلَكَ بِمِثْل
“Tidaklah seorang muslim mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan dia, melainkan malaikat akan berkata, ‘Dan untukmu juga’.” (HR Muslim)

Dari hadis di atas, dapat diambil pelajaran bahwa tips agar doa mudah terkabul adalah dengan cara mendoakan orang lain. Dengan kita mendoakan orang lain, kita akan mendapatkan doa serupa dari malaikat. Sedangkan doa malaikat karena mereka tidak pernah melakukan dosa pasti akan dikabulkan oleh Allah.

Baca juga  Gelar Seminar Santripreneur, Santri Ponpes Fatchul Ulum Pacet Dilatih Miliki Jiwa Bisnis

PERINTAH ALLAH
Berdoa untuk saudara kita seiman juga diperintahkan Allah dalam beberapa ayat dalam Alquran. Doa kita akan membuat orang lain yang kita doakan merasa tenang. Sebagaimana firman Allah dalam surat At-taubah ayat 104,
Allah berfirman:
وَصَلِّ عَلَيْهِمْ إِنَّ صَلَاتَكَ سَكَنٌ لَهُمْ
Artinya, “Dan doakanlah untuk mereka, sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka.”
Kita juga diperintahkan untuk memintakan ampunan kepada Allah atas dosa dan kesalahan orang lain. Sebagaimana firman Allah:
وَاسْتَغْفِرْ لِذَنبِكَ وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ
Artinya, “Dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan.” (QS. Muhammad ayat 19)

SALING MENYINTAI
Seorang Muslim berbeda dengan yang lain, karena dia mencintai saudara-saudaranya seperti menyintai dirinya sendiri. Dalam sebuah hadits riwayat Anas bin Malik RA disebutkan:
عَنْ أَبِيْ حَمْزَةَ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ خَادِمِ رَسُوْل الله عَنْ النَّبِي قَالَ : لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لأَخِيْهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ
Dari Abu Hamzah Anas bin Malik, khadim (pembantu) Rasulullah SAW, dari Nabi Muhammad SAW, Beliau berkata, “Tidaklah seseorang dari kalian sempurna imannya, sampai ia mencintai untuk saudaranya sesuatu yang dia cintai untuk dirinya.” (HR Muslim).
Lewat gambaran di atas, Rasulullah telah mengabarkan kepada umatnya agar saling mendoakan kebaikan bagi sesama. Bahkan, mereka yang mendoakan muslim yang lain juga mendapat ganjaran yang indah, dengan didoakan malaikat.

Baca juga  Forkopimda Jatim Cek Vaksinasi Tuna wisma Dalam Peringatan HUT Lalu lintas Bhayangkara ke 66

MINTA DIDOAKAN
Selain mendoakan orang lain dalam doa kita, Rasulullah juga memerintahkan kita untuk minta doa kepada orang lain. Sebagaimana perintah Rasulullah kepada Umar Bin Khattab, Ali Bin Abi Thalib dan Abu Bakar untuk minta doa kepada Uwais Al Qorni, seorang pemuda yang sangat berbakti kepada ibunya. Kisah Uwais ini dituturkan beliau kepada para sahabatnya. Beliau menceritakan, betapa pemuda itu setia mengurus dan mendampingi ibunya yang sakit-sakitan.
Sampai kemudian, Nabi SAW bersabda, “Suatu ketika, jika kalian bertemu dengan dia, mintalah dia agar berdoa dan beristigfar (meminta kepada dia agar memohon ampunan Allah bagi kalian). Dia adalah penghuni langit, bukan (sekadar) orang bumi.”
Luar biasa, meskipun sahabat Rasulullah yang dekat dengan beliau, yang akhlak dan ibadahnya luar biasa tetapi tetap disuruh untuk minta doa kepada orang lain.
Karena itu, setiap bertemu orang tua, saudara, sahabat, jangan lupa mendoakan dan minta doa kepada mereka. Karena kita tidak mengetahui doa siapa ya h akan dikabulkan Allah.
Semoga bermanfaat…..

Baca juga  Tinjau Hari Pertama Pelaksanaan SKD CPNS di GOR Pancasila, Wali Kota Surabaya Pastikan Sesuai Prokes

Renungan pagi,
Senin 30 Agustus 2021
Drs H Nur Cahya Hadi, Direktur Majalahnurani.com

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed