by

Selama 2021, Penyelesaian Perkara di Polres Mojokerto Meningkat 25 Persen

Polres Mojokerto menutup tahun 2021 dengan sederet prestasi kerja yang signifikan. Salah satunya penyelesaian perkara di Polres Mojokerto meningkat sebesar 25,4 persen dibanding tahun sebelumnya.

Hal itu disampaikan Kapolres Mojokerto dalam kegiatan Silaturahmi Forkopimda Mojokerto dengan awak media dan konferensi pers akhir tahun 2021 di aula Mapolres Mojokerto, Kamis (30/12).

Selain Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar, turut hadir dalam kegiatan itu Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, Dandim 0815 Letkol info Beni Asman.

Pemusnahan ribuan botol minuman keras di Mapolres Mojokerto

Turut hadir pula Danyon 503, Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto, Ketua PCNU Kabupaten Mojokerto, Ketua PC Muhammadiyah Mojokerto, perwakilan pendeta serta sejumlah awak media dan beberapa tokoh masyarakat lainnya.

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati dalam kesempatan itu mengucapkan Terima kasih atas pertemuan silaturahmi antara Forkopimda Mojokerto dengan alim ulama dan para wartawan yang digagas oleh Polres Mojokerto. Menurutnya kegiatan silaturrahmi tersebut memang perlu dilakukan secara rutin karena saat ini untuk penyelesaian permasalahan di daerah keberadaan pers selalu dilibatkan.

“Kita berharap sinergi ini memberikan pemuatan pemberitaan yang positif sehingga bisa bersama-sama menyelesaikan berbagai persoalan, Terima kasih juga kepada kawan-kawan pers yang selama ini sudah berpartisipasi dalam berbagai program pembangunan di kabupaten Mojokerto,” ujar Bupati.

Baca juga  Cegah Omicron Lewat PPLN, Kapolri Pastikan Prokes dan Karantina di PLBN Entikong
Forkopimda Mojokerto melakukan pemusnahan barang haram Narkotika dan knalpot brong

Hal senada juga disampaikan oleh Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar yang memberikan apresiasi kepada forkopimda Mojokerto dan wartawan atas sinergitas yang terjalin.

“Dengan sinergitas ini kita terus bersemangat yang pada akhirnya menghasilkan Kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Mojokerto,” ujarnya.

Lebih lanjut AKBP Apip Ginanjar menjelaskan kegiatan ini juga sebagai bentuk akuntabilitas polres Mojokerto terhadap masyarakat. Selama tahun 2021, Kapolres Mojokerto menyebutkan bahwa ada 425 kejahatan atau naik 20,6 persen dari tahun sebelumnya yang hanya 344 perkara. Namun demikian naiknya perkara itu diimbangi dengan naiknya penyelesaian perkara di Polres Mojokerto.

“Penyelesaian perkara meningkat 25,4 persen dibanding tahun sebelumnya, ” ungkapnya.

Dikatakan Kapolres Mojokerto lebih lanjut, dari perkara selama 2021 ada beberapa perkara yang menonjol, yakni Kasus 3 pembunuhan di Ngoro, Dlanggu dan Trowulan, kasus aborsi yang menjadi pintu masuk pengungkapan sindikat peredaran obat ilegal dengan barang bukti senilai Rp531 Milyar, penganiayaan anggota keluarga oleh seorang anak yang menyebabkan luka berat di Kutorejo, kasus pencabulan 5 siswa oleh oknum pengasuh ponpes di Kutorejo, kasus trafficking di Mojosari, dan tindak pidana terkait penanganan pandemi yaitu kerumunan di Ngoro dan pemalsuan surat rapid tes di puskesmas Pungging.

Baca juga  Cegah Naiknya Omicron, Pemkot Surabaya Terapkan Swab PCR Acak ke Perkampungan
Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar didampingi Bupati Mojokerto, Dandim 0815 dan Danyon 503 memberikan penyataan kepada Wartawan

Sementara itu dalam pengungkapan kasus narkotika, Polres Mojokerto mengungkap sebanyak 153 kasus dengan 184 tersangka. Runciannya sabu 1323,16 gram, pil Duble L 74,136 butir, pil logo Y 200 butir, ektasi 2 butir,ganja 96,5 gram.

Di bidang lalu lintas selama tahun 2021 ada 704 kecelakaan atau Laka lantas atau turun18, 9 persen dari tahun lalu, korban meninggal dunia tahun 2021 sebanyak 180 orang, turun dari tahun lalu 154 orang, luka berat 9 orang dan luka ringan berjumlah 711 orang. Sementara untuk pelanggaran lalu lintas tahun 2021 sebanyak 7.614 pelanggaran atau turun 56,7 persen dari tahun sebelumnya

Sementara itu selama tahun 2021 juga dilakukan beberapa serangkaian upaya penertiban balap liar di wilayah lengkong, trowulan, dan jalan RA Basuni yang berhasil mengamankan ratusan sepeda motor. Selain itu untuk mengatasi lokasi rawan kecelakaan yang ada di pacet, Polres Mojokerto juga melakukan berbagai upaya seperti himbauan dan penyiapan jalur emergency di beberapa titik.

Di bidang penanganan Tipiring atau tindak pidana ringan, Polres Mojokerto telah melaksanakan operasi yustisi di tahun 2021 dan menindak sebanyak 2.224 penindakan pelanggaran Protokol Kesehatan, serta untuk menjaga kondusivitas kamtibmas polres Mojokerto juga melakukan operasi miras dengan total hasil sebanyak 3.005 botol.

Baca juga  Menuju Era Police 4.0, Polresta Mojokerto Gelar Pelatihan Kehumasan

Kegiatan silaturahmi tersebut kemudian diikuti dengan pemusnahan sejumlah barang bukti narkotika, ratusan knalpot brong dan ribuan botol miras atau minuman keras. Barang haram narkotika dari berbagai jenis dimusnahkan dengan cara dilarutkan ke dalam air dan kemudian diblender. Sementara untuk knalpot brong dimusnahkan dengan dipotong menggunakan mesin pemotong besi. Sementara ratusan botol miras dimusnahkan dengan dilindas alat berat.

“Polres Mojokerto mengucapkan Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya terhadap seluruh pemangku kepentingan yang bersatu padu dan bersemangat bekerja sama, syukur alhamdulillah ini berjalan dengan sangat baik dan saya sangat merasakan betul,” pungkas AKBP Apip Ginanjar.

Usia melakukan pemusnahan barang bukti, forkopimda juga meninjau vaksinasi untuk anak yang juga digelar di Mapolres Mojokerto. Ym

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed