Astaghrullah, Rektor ITK Menghina Muslimah

Tiga hari lalu, netizen digegerkan dengan tulisan sosok guru besar sekaligus rektor Institut Teknologi Kalimantan (ITK) Professor Budi Santosa Purwokartiko lantaran dinilai memuat unsur rasisme dan islamofobia.

Beberapa bagian dari tulisannya yang diunggah melalui status Facebook pribadinya pada Rabu (27/04) diduga membandingkan mahasiswa yang sempat ia wawancarai untuk seleksi beasiswa dengan mahasiswa yang kerap membahas soal kehidupan setelah mati dan menggunakan istilah-istilah Islami.
“Tidak bicara soal langit atau kehidupan sesudah mati. Pilihan kata2nya juga jauh dari kata2 langit:insaallah, barakallah, syiar, qadarullah, dsb.,” tulis Prof. Budi Santosa melalui akun Facebook pribadinya.

Selain itu, Budi Santosa juga menggegerkan netizen karena mencantumkan istilah ‘penutup kepala manusia gurun’ yang ia muat dalam tulisannya.

“Jadi 12 mahasiswi yang saya wawancarai, tidak satu pun menutup kepala ala manusia gurun,” tulis Profesor bodoh itu dalam unggahan facebooknya.
Tulisan ini akhirnya mendapat banyak kritikan dan sorotan dari umat Islam dan netizen. Bagaimana seorang Islam yang sudah profesor dan rektor menjadi rasis dan sangat membenci Islam?Bukankah berhijab itu ajaran Islam yang disebutkan dalam alquran. Benarkah orang yang berani melecehkan aturan Allah ini orang yang cerdas atau pinter? Sangat disayangkan. (01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *