Tawa Canda Warga Binaan Lapas Mojokerto Ikuti Lomba Agustusan

Semarak Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77 serta Hari Dharma Karya Dhika ke-77, Lapas IIB Mojokerto menggelar berbagai lomba bagi warga binaan. Berbagai lomba digelar dalam beberapa hari. Seperti Rabu (10/8/2022), digelar lomba menyanyi, estafet balon, memindahkan bola pingpong dengan gelas serta lomba balap karung racing menggunakan helm. Tawa canda warga binaan pun pecah dalam mengikuti kegiatan tersebut. Lomba seni menyanyi dilaksanakan di halaman blok A lapas Mojokerto.

Pelbagai lomba tersebut wajib diikuti oleh delegasi tiap kamar. Total ada 39 kamar dalam Lapas Mojokerto ini. Dalam lomba menyanyi, tiga orang petugas lapas didapuk menjadi dewan juri.

Baca juga  Screening Ketat, Calon Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Tahun Ini Jauh Lebih Fit
Aksi warga binaan Lapas Mojokerto ikuti lomba agustusan

Warga binaan di lapas Mojokerto nampak sangat menikmati perlombaan.
Tawa warga binaan pecah saat perlombaan di mulai. Totalitas peserta mengikuti lomba terlihat mulai saat menggunakan kostum yang aneh, compang-camping hingga mengecat wajahnya. Ini menjadi hiburan tersendiri bagi seluruh warga binaan. Kostum memang menjadi salah satu kriteria dewan juri saat memberikan penilaian dalam lomba menyanyi ini selain penguasaan panggung, sinkronisasi vokal dengan musik, serta ketepatan nada.

Kalapas Mojokerto Dedy Cahyadi mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu dari banyak rangkaian kegiatan semarak peringatan Hut RI dan HDKD ke-77.

“Dengan dilaksanakannya lomba-lomba ini, selain pemenangnya akan mendapatkan hadiah, kegiatan ini sangat menghibur warga binaan secara keseluruhan sehingga sejenak dapat melupakan permasalahan yang sedang dihadapinya,” ujar Dedy.

Baca juga  Khofifah Lepas 380 Jemaah Haji Kloter 1 Embarkasi Surabaya Menuju Tanah Suci
Keceriaan warga binaan ikuti lomba estafet balon

Ditambahkannya, kegiatan ini juga berefek pada mental warga binaan yang menjadi tenang sehingga nantinya mereka dapat mengikuti pembinaan dengan baik.

Masih kata Dedy, misi membina narapidana hingga dapat hidup secara mandiri dan dapat bersosialisasi dengan baik di masyarakat adalah tujuan dari setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh Lapas Mojokerto.

“Kegiatan lomba ini juga merupakan pendukung pembinaan kepribadian dan kemandirian yang dijalankan, harapan untuk tercapainya misi tersebut menjadi dorongan semangat jajaran lapas mojokerto terlebih dalam 77 tahun Republik Indonesia ini, “Pulih lebih cepat, Bangkit lebih kuat”,” pungkas Dedy. Ym

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *