Smamda Surabaya Jadi Sekolah Unggul di Era Society 5.0

SMA Muhammadiyah 2 Surabaya menggelar kegiatan dialog pendidikan dengan menghadirkan Prof Din Syamsuddin, pada Kamis (22/12) siang. Bertempat di lantai 6 Tower Smamda, dialog pendidikan ini membahas soal tantangan pendidikan Muhammadiyah di era society 5.0.

Prof Din Syamsuddin yang juga mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, meyakini bahwa Smamda Surabaya menjadi sekolah unggul di era society 5.0.

“Saya mengapresiasi dan memberi penghargaan tinggi kepada Smamda Surabaya atas segala prestasi dan raihan dalam bidang akademik, non akademik, seni budaya dan olahraga. Ini bisa menjawab tantangan tersebut,” tutur Prof Din, pendiri dan pengasuh PMI Dea Malela.

Baca juga  Pemkot Surabaya Hadirkan Berbagai Inovasi Pembelajaran Usia Dini

Prof Din berkeyakinan bahwa Smamda Surabaya dengan kepemimpinan kepala sekolah bersama tenaga pendidik, para guru, tetap akan mempertahankan sebagai sekolah unggul di lingkungan Muhammadiyah.

“Bahkan saat ini menjadi sekolah unggul di kalangan umat Islam dan di dunia Islam,” ungkapnya.

Kaitannya dengan tantangan di era society, Prof Din memaparkan bahwa ini sudah berlangsung di negara Jepang. Meski di Indonesia masih dikatakan di 2045 akan berlangsung.

“Ini sudah melanda dunia. Perkembangan teknologi informatika. Dan kita baru memasuki era digitalisasi,” ujarnya.

Diakui bahwa peradaban manusia tak terelakkan akan menjadi peradaban yang canggih. Dari sudut teknologi, manusia bisa menciptakan wakil-wakil dirinya.

“Ini memang positif dan ada sisi negatif. Jangan sampai manusia kehilangan sisi kemanusiaannya. Merasa serba bisa, serba kuasa. Dan meninggalkan keyakinan bahwa ada yang menciptakannya. Muhammadiyah harus bisa berpikir dan merumuskan ide yang diatas semua itu. Yang bersifat transendental tapi menukik di bumi. Dalam arti manusia harus tetap berpegang teguh dengan pencipta tapi tetap mengembangkan potensi diri,” jelasnya.

Baca juga  Titik Peredaran Miras di Surabaya Masuk Radar Satpol PP, 15 Toko Disegel

Kepala Smamda Surabaya Ustaz Astajab MM mengatakan pihaknya sudah menyiapkan menghadapi tantangan tersebut. “Untuk menghasilkan lulusan yang mampu bersaing di tingkat internasional. Tentu ini perlu persiapan matang,” jawabnya.

Saat ini Smamda Surabaya berupaya keras mengantarkan siswanya agar memiliki kecerdasan di bidang akademik dan non. “Tentu kami selalu memberikan pembiasaan karakter yang kuat dalam pembinaan keIslaman,” lanjutnya.

Ustaz Astajab optimis bahwa siswa lulusan Smamda menjadi generasi kuat, unggul dan mampu menghadapi persaingan global.

“Dan tentunya lulusan Smamda menjadi anak yang sholeh dan sholihah,” urai Ustaz Astajab. Bagus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *