Saat melakukan safari dakwah dan pengabdian di bulan Ramadhan, mahasiswa FAI & Ma’had Umar menginisiasi deklarasi Pimpinan Ranting Muhammadiyah di Desa Depok, Kec Bendungan, Kab Trenggalek.
Deklarasi tersebut dilaksanakan sekaligus penutupan agenda MAFATHIR (Mahasiswa ber-Fastabiqul Khairat in Ramadhan) pada Selasa (10/4). Deklarasi ini melahirkan susunan kepengurusan berisikan 6 orang yang diketuai oleh Bapak Damas.
Adapun simpatisan di desa Depok terdapat sekitar 20 orang yang setiap harinya melakukan aktifitas ibadah di Masjid Al Amin yang sekaligus menjadi lokasi deklarasi tersebut.
Dalam agenda MAFATHIR tersebut, sebanyak 135 mahasiswa diterjunkan ke berbagai daerah se-Jawa Timur. Sebagian besar bertugas di masjid Muhammadiyah, sementara sebagian lain di Panti Asuhan/LKSA Muhammadiyah.
Dimas Aditya, mahasiswa yang bertugas berdakwah di Desa Depok mengatakan bahwa masyarakat sangat antusias untuk mendirikan ranting persyarikatan meski berada di daerah yang cukup jauh dari pusat kota. Diketahui, desa Depok berjarak 12 kilometer dari pusat Kabupaten Trenggalek dan berada di kaki Gunung Liman.
“Kegiatan ini selain menjadi bentuk dakwah, juga bernilai pengabdian mahasiswa terhadap Persyarikatan Muhammadiyah,” pungkasnya. Bagus











