Unik, Jemaah Haji Kloter 28 Tancapkan Mawar di Kerudung

Ada yang unik dari kloter 28 saat masuk ke Asrama Haji Surabaya. Bunga mawar sintetis bertengger di kepala para jemaah haji wanita. Bunga mawar berwarna merah, kontras dengan kerudung berwarna hijau.

Saat ditanya, Sumiyah, salah satu jemaah yang memakai bunga mawar ini mengatakan, “Kami memakai bunga mawar juga slayer ini untuk memudahkan kami berkoordinasi dengan teman-teman,” ungkapnya, Sabtu (4/6).

Ia juga tidak keberatan mengenakan bunga mawar tersebut. “Senang sekali. Terlihat sangat manis. Insya Allah akan dipakai terus sebagai tanda pengenal kami,” tuturnya.

Jemaah yang memakai bunga mawar berasal dari salah satu KBIHU di Lamongan. Kyai Said yang memimpin rombongan dari Lamongan ini menuturkan alasan mengapa para jemaah wanita memakai mawar.

Baca juga  Heboh Gagal Berangkat Puluhan Calon Jamaah Haji Sulawesi Selatan, ASPHIRASI Ungkap Dua Penyebab

“Kami dari KBIHU Mawar, dari pondok pesantren Matholi’ul Anwar yang disingkat dengan mawar,” tuturnya.

Ia kemudian menceritakan bahwa sebelumnya, jemaah wanita yang tergabung dalam KBIHU Mawar, memakai bordir lambang garuda di kerudungnya sebagai tanda pengenal. Namun karena pembuatannya yang lama, akhirnya diputuskan memakai mawar sintetis. Sedangkan untuk jemaah laki-laki memakai kopiah dengan lambang bendera merah putih.

Ia menegaskan bahwa pemakaian tanda pengenal ini untuk memudahkan koordinasi, pengawasan dan menjadi pembeda dengan Jemaah lainnya.

“Membedakan jemaah kita dan yang lainnya. Dengan memakai identitas mawar, slayer, dan kopiah,” pungkas lelaki yang sering disebut dengan nama Kyaine Ndewek. Bg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *