Kabar menggembirakan datang dari SMA Muhammadiyah 3 (Mamga) Surabaya. Pertama, kabar gembira itu dari tim Tari Saman SMA Muhammadiyah 3 Surabaya. Pasalnya Smamga Surabaya baru saja meraih Juara 1 dalam ajang Kejuaraan Tari Kategori C yang diadakan oleh OYP Event di Sun City Mall, Kota Sidoarjo.
Perolehan prestasi gemilang itu tidak terlepas dari persiapan yang dilakukan dengan matang hingga 2 bulan untuk melatih kekompakan dan perpaduan antar teman satu tim
Salah satu tim Saman, Dara Avicenna (XI) mengaku sangat gembira dan bersyukur atas prestasi yang telah ditorehkannya itu, karena dapat menjadi semangat bagi tim saman dalam berkarya. Selain intensitas latihannya yang ditambah, dia juga tak lupa berdoa menjelang pertandingan.
“Kami sangat bersyukur tim Saman bisa kembali menghasilkan juara. Kami merasa seperti tidak sia-sia atas perjuangan yang kami lakukan selama proses latihan hingga menghasilkan prestasi yang membanggakan Smamga,“ ungkapnya.

Selanjutnya kabar gembira dari siswa Smamga Levia Nira Fauziah yang berhasil meraih juara I tanding kelas B Putri SMA dalam kejuaraan Pencak Silat Tapak Suci Nasional Sport and Art Competition (SAC) 2024 di Surabaya.
Perolehan prestasi gemilang itu tidak terlepas dari persiapan yang dilakukan dengan matang, yakni berupa latihan fisik, teknik, dan mental sehingga bisa meraih prestasi tersebut.
Levia mengaku sangat gembira dan bersyukur atas prestasi yang telah ditorehkannya itu, karena dapat menjadi semangat ganda bagi dirinya dan mengharumkan nama baik Smamga. Selain intensitas latihannya yang ditambah, dia juga tak lupa berdoa menjelang pertandingan.
“Saya melakukan persiapan untuk menghadapi event ini dengan latihan selama hampir satu bulan menjelang pertandingan, juga tidak lupa berdoa agar diberikan kemudahan saat bertanding. Alhamdulillah sangat bangga dan bersyukur bisa meraih juara I dalam kejuaraan ini,“ ungkapnya.
Kepala Smamga, Erlina Wulandari, S.Pd. memberi apresiasi dan berterima kasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung dan membimbing talenta siswa, baik kedua orang tua maupun pelatih yang sudah mengajari.
”Tim Tari Saman Smamga sekarang ini menjadi ekstrakurikuler yang cukup favorit dan digemari oleh siswa perempuan dan Alhamdulillah ternyata mereka selalu menghasilkan prestasi setiap diikutsertakan dalam lomba,” tuturnya.
Erlina menambahkan, Atlet terbaik yang diturunkan berhasil memberikan dan menunjukan kualitasnya. “Ini tentu tidak terlepas dari dukungan kedua orang tua siswa tersebut. Capaian prestasi mereka akan menjadi motivasi bagi siswa lain untuk berpartisipasi di bidang talenta lainnya,” ujarnya. (Lina)






