Arab Saudi mengurangi kuota haji swasta Pakistan hingga lebih dari 66.000 jemaah. Dengan pengurangan itu maka kuota haji Pakistan yang dikelola swasta hanya menyisakan 23.620 jemaah.
Penyebab pengurangan itu adalah karena operator swasta gagal memenuhi tenggat waktu.
Pakistan sedianya telah menerima 179.000 slot haji untuk tahun 2025. Dari jumlah itu, sebanyak 89.801 dialokasikan untuk operator swasta.
Dengan pengurangan itu, kini hanya 23.620 jemaah haji Pakistan yang akan dapat melaksanakan haji melalui skema swasta pada tahun 2025.
Dilansir dari harian The Expres Tribune, Ahad (20/4/2025), Kementerian Agama Pakistan mengumumkan pada hari Kamis (17/4/2025), menandai pengurangan signifikan lebih dari 66.000 dari kuota swasta yang awalnya dialokasikan.
Perkembangan ini terjadi setelah Pakistan dialokasikan total kuota haji sebesar 179.000 jemaah oleh pemerintah Saudi, berdasarkan jumlah penduduk. Dari jumlah tersebut, 89.801 kursi disediakan untuk operator haji swasta.
“Namun, karena ketidakpatuhan terhadap peraturan pemesanan Saudi, sektor swasta gagal mengamankan akomodasi di Mina, persyaratan wajib bagi operator haji swasta, sebelum batas waktu 14 Februari yang ditetapkan oleh otoritas Saudi,” ujar pejabat Pakistan.
“Hanya sekitar 12.500 pemesanan yang berhasil diselesaikan melalui portal Saudi yang ditunjuk sebelum ditutup,” Imbuhnya.
Sumber-sumber di dalam kementerian mencatat bahwa otoritas Saudi menolak untuk memperpanjang batas waktu, meskipun ada banding. Pemerintah telah mengizinkan operator tur swasta untuk mulai mentransfer dana ke Arab Saudi mulai 10 Januari, tetapi banyak operator gagal memenuhi batas waktu 14 Februari.
Kementerian Pakistan telah mendesak semua jemaah haji yang telah memesan melalui Penyelenggara Kelompok Haji (HGO) yang terdaftar untuk memverifikasi status aplikasi dan kontrak mereka menggunakan platform daring ini.
Selain itu, kementerian mengarahkan perusahaan-perusahaan yang terdaftar untuk menerbitkan kontrak haji yang diperbarui dan memastikan pemrosesan visa selesai paling lambat 18 April 2025, sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. (Ym)








