Peminat Umrah Semakin Tinggi, Lion Air Buka Penerbangan Tanpa Transit Pekanbaru-Jeddah

Antusias umat islam untuk beribadah umrah kian tinggi. Kondisi itu membuat sejumlah maskapai menambah penerbangan umrah. Salah satunya Lion Air yang membuka penerbangan umrah tanpa transit Pekanbaru-Jeddah.

Penerbangan langsung Arab Saudi itu tak lepas dari Komitmen Gubernur Riau Abdul Wahid. Setelah melalui proses komunikasi dan lobi intensif dengan berbagai maskapai, penerbangan langsung dari Pekanbaru menuju Jeddah akhirnya resmi dimulai.

Beberapa bulan sebelumnya, Wahid menjalin koordinasi dengan manajemen Lion Air untuk membuka jalur penerbangan langsung. Ia menyampaikan kekhawatiran atas rute umrah sebelumnya yang mengharuskan jemaah transit di berbagai kota sehingga membuat perjalanan menjadi panjang dan melelahkan.

Baca juga  3.220 Calon Nakes Petugas Haji Jalani Ujian CAT di 34 Titik BKN

“Beberapa bulan yang lalu saya sudah berkomunikasi dengan Pak Rusdi pemilik Lion Air. Saya minta agar ada rute penerbangan langsung dari Pekanbaru-Jeddah. Alhamdulillah pihak maskapai menyanggupi,” ujarnya dalam siaran pers, Senin (14/7/2025).

Wahid menilai, kenyamanan dan ketenangan jamaah dalam menjalankan ibadah sangat penting. Di sisi lain, waktu tempuh yang lama serta kelelahan fisik akibat rute yang panjang dapat berdampak pada kekhusyukan dalam beribadah setibanya di Tanah Suci. Langkah itu pun mendapatkan respons positif dari pihak maskapai. Gagasan Wahid akhirnya disetujui dan direalisasikan dalam waktu yang relatif singkat. Adapun sebanyak 210 jemaah menjadi rombongan pertama yang diberangkatkan tanpa transit pada periode umrah 1447 Hijriah (H)/2025-2026.

Baca juga  Sidang Korupsi Haji, Muhadjir Sebut Pengalihan Kuota Haji Atas Persetujuan Jokowi

“Alhamdulillah, hari ini perdana kita terbangkan jemaah umrah dari Pekanbaru-Jeddah tanpa transit,” kata Wahid.

Wahid mengungkapkan, Senin (hari ini) penerbangan perdana tanpa transit resmi diberangkatkan dari Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru langsung ke Jeddah sekaligus menjadi momentum penting.

Dengan penghematan waktu dan energi, jemaah kini dapat memulai ibadah mereka dalam kondisi yang lebih siap, baik secara fisik maupun mental. “Kami ingin agar jemaah tidak banyak transit, karena kalau transit itu melelahkan bagi mereka,” ujarnya.

Wahid menyebutkan, penerbangan kali ini bisa langsung satu hari sampai. Jemaah yang berangkat pukul 11 siang bisa sampai Jeddah pada pukul 6 sore. Rencananya, penerbangan serupa akan dilakukan secara rutin setiap minggu. Hal ini dilakukan untuk membuka peluang lebih besar bagi masyarakat Riau untuk menunaikan umrah tanpa harus melewati proses perjalanan yang panjang. (Ym)

Baca juga  18 Tahun Mengabdi di PENS, Raih Umrah Gratis di Acara Dies Natalis ke 38

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *