Kemenhaj Sukses Mediasi Kasus Calon Jemaah Umrah Jombang yang Tertunda Berangkat

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan persoalan keberangkatan ratusna jemaah umrah salah satu travel di Jombang.

Dalam mediasi yang dilakukan Kemenhaj Jatim, pihak Travel memastikan seluruh tiket pergi-pulang jemaah telah terbit.

Mediasi digelar di dengan melibatkan travel, KBIHU Muslimat NU Jombang, dan perwakilan jemaah. Turut hadir Direktur Bina Haji Khusus dan Umrah Akhmad Fauzin, Kasubdit Bina Umrah Edayanti, serta jajaran Kanwil Kemenhaj Jatim.

Dalam kesepakatan, pihak travel berkomitmen memberangkatkan dan memulangkan seluruh jemaah sesuai jadwal di tiket. Travel juga wajib memastikan seluruh layanan jemaah di Arab Saudi hingga kembali ke Indonesia terpenuhi.

Baca juga  Sidang Korupsi Haji, Muhadjir Sebut Pengalihan Kuota Haji Atas Persetujuan Jokowi

“Yang utama adalah memastikan jemaah mendapat kepastian. Dengan seluruh tiket pergi dan pulang yang sudah terbit, jemaah dapat berangkat dan kembali sesuai tiket yang telah ditetapkan,” ujar Fauzin dalam keterangan resmi Kemenhaj, Rabu (2/9/2026).

Fauzin menegaskan kesepakatan harus dijalankan secara bertanggung jawab. AAT diminta memastikan hak jemaah terpenuhi sejak keberangkatan hingga kepulangan.

Kasubdit Bina Umrah Edayanti mengatakan kesepakatan ini diharapkan memberi rasa aman kepada jemaah.

“Seluruh pihak perlu menjalankan komitmen yang telah disepakati,” katanya.

Kesepakatan juga mengatur opsi jika keberangkatan tidak sesuai jadwal. Jemaah diberi pilihan tetap berangkat dengan jaminan tiket pulang, menjadwal ulang, atau mendapat refund sesuai ketentuan.

Kemenhaj bersama Kanwil Kemenhaj Jatim akan mengawal pelaksanaan kesepakatan ini. Tujuannya memastikan kepastian keberangkatan dan melindungi hak-hak jemaah umrah. (Ym)

Baca juga  Seleksi Petugas Haji 2027 Lebih Ketat, Ruangan Ujian Disegel Demi Transparansi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *