Alhamdulillah, 6 Ribu Siswa Baru di Kota Mojokerto Mendapat Bantuan Alat Sekolah Gratis dari Pemkot

Sebanyak 6 ribu siswa baru dari berbagai jenjang sekolah di Kota Mojokerto mendapatkan bantuan alat sekolah gratis dari Pemkot Mojokerto.

Bantuan berupa tiga stel seragam, tas sekolah, alat tulis, dan sepatu itu secara simbolis diberikan oleh Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, di dampingi Kadis Pendidikan Kota Mojokerto Ruby Hartoyo, Jumat (18/7/2025).

Bantuan tersebut menyasar ribuan siswa di jenjang Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) dan sederajat, serta Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan sederajat tahun ajaran 2025/2026.

Dalam keterangannya, Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita ini menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kota Mojokerto dalam mendukung pendidikan gratis dan berkualitas.

Baca juga  Bukit Cendono Terbakar, BPBD Mojokerto Cegah Kebakaran Hutan Meluas

“Total anggaran yang kita siapkan untuk program bantuan perlengkapan sekolah ini sekitar Rp2,3 miliar,” ungkap Ning Ita.

“Ini merupakan bentuk kepedulian Pemkot Mojokerto agar tidak ada anak-anak yang kesulitan mengakses pendidikan hanya karena persoalan ekonomi.”

Adapun jumlah penerima manfaat dalam program ini mencapai lebih dari 6.000 siswa, rinciannya:

Sekitar 2.600 siswa jenjang SMP dan sederajat

Lebih dari 2.300 siswa jenjang SD dan sederajat

Hampir 1.000 siswa dari jenjang TK

Selain penyerahan bantuan, kegiatan ini juga dirangkai dengan sosialisasi pelaksanaan dan pertanggungjawaban dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) yang setiap tahun disalurkan kepada lembaga-lembaga pendidikan penerima.

“Melalui BOSDA, kita pastikan operasional sekolah berjalan optimal, dan melalui bantuan ini kita ingin siswa-siswi kita masuk sekolah dengan semangat dan perlengkapan yang layak,” tambahnya.

Baca juga  Pembangunan Kantor Kemenhaj Mojokerto Dimulai, Gus Barra Tekankan Kualitas Pelayanan Haji Umrah

Dengan program ini, Pemerintah Kota Mojokerto berharap dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan dan mengurangi beban ekonomi keluarga, khususnya bagi peserta didik baru di seluruh jenjang pendidikan dasar di wilayahnya. (ym)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *