Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) mencatat ada enam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) baru yang akan diresmikan dalam waktu dekat.
Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengatakan saat ini keenam KEK tersebut tengah menunggu Peraturan Pemerintah (PP), sebelum diresmikan oleh Presiden.
“Masih ada enam salah satunya KEK BYD di Jawa. Mudah-mudahan bisa segera disetujui. Karena pengusulan KEK itu setiap satu KEK, satu PP,” ujar Susi sapaan akrabnya usai konferensi pers di kantornya, Selasa (9/9).
Selain potensi investasi yang besar, pengembangan KEK baru ini diharapkan mampu menciptakan lebih dari 1,4 juta lapangan kerja.
Diantaranya yakni KEK Industri Halal Sidoarjo. KEK Industri Halal Sidoarjo terletak di Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur.
“Dharapkan menjadi pusat unggulan bagi industri halal di Indonesia. Dengan luas lahan mencapai 796,65 hektare, kawasan ini dirancang untuk mendukung pengembangan sektor manufaktur yang berfokus pada produk halal,” tegasnya.
Memiliki luas lahan sebesar 796,65 hektare dengan target realisasi investasi sebesar Rp97,8 triliun pada 2054, serta target tenaga kerja sebanyak 317.670 orang.
KEK ini diusulkan oleh PT Makmur Berkah Amanda dengan rencana kegiatan usahanya yaitu produksi dan pengolahan, logistik dan distribusi. (Bg)










