Menko Pangan Zulkifli Hasan Beri Motivasi Kepada Ribuan Santri Amanatul Ummah di Pacet Mojokerto

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), memberikan motivasi di hadapan 8.000 santri Pondok Pesantren Amanatul Ummah dan calon wisudawan Universitas KH Abdul Chalim, Pacet, Mojokerto, Sabtu (20/9/2025).

Pada kesempatan tersebut, Zulhas menekankan pentingnya peran generasi muda. Khususnya lulusan pesantren dan perguruan tinggi untuk tetap berpihak pada akar bangsa, petani dan nelayan.

Dalam kesempatannya, Zulkifli Hasan menceritakan perjalanan pendidikan yang pernah ia jalani. Ia mengaku menempuh sekolah madrasah hingga Pendidikan Guru Agama meski tidak sempat menyelesaikannya.

“Sekolah saya dari Madrasah Ibtidaiyah lanjut ke Pendidikan Guru Agama itu pun tidak lulus. Saya hanya sanggup 3,5 tahun, tetapi saya bisa berdiri di sini sebagai Menteri Koordinator Pangan. Sebelumnya saya pernah menjadi Menteri Perdagangan, Ketua MPR, Menteri Kehutanan, anggota DPR RI, hingga pengusaha,” ujar Zulkifli di hadapan ribuan santri.

Baca juga  Komisi II DPRD Kota Mojokerto Soroti Serapan Anggaran OPD Semester I 2026, Dorong BPKPD Pacu Kinerja

Ia juga mengenang perjuangan menimba ilmu agama. Setiap hari, ia rela berjalan kaki sejauh lima kilometer demi bisa belajar. Hal itu, menurutnya, menjadi bekal berharga dalam membentuk keteguhan hati dan mental pantang menyerah.

Di hadapan para santri, Zulkifli menegaskan keberuntungan mereka dapat menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Amanatul Ummah yang diasuh langsung oleh KH Asep Saifudin Chalim. Ia meyakini pesantren tersebut akan melahirkan generasi hebat yang berpengaruh di masa depan.

“Di sini guru-gurunya hebat, langsung dipimpin oleh Kiai Asep. Saya yakin, esok hari kalian akan menjadi anak-anak pejuang yang luar biasa,” tutur Zulkifli.

Ia kemudian berpesan agar para santri tidak melupakan doa orang tua dan guru sebagai kunci kesuksesan. Baginya, restu dari mereka menjadi modal utama dalam perjalanan hidupnya.

Baca juga  Gandeng MUI, TP2MB Kabupaten Mojokerto Razia Penjualan Minuman Beralkohol di NIP

“Resepnya tetap minta doa guru kita, terutama Kiai, dan doa kedua orang tua. Modal saya adalah doa orang tua dan doa para kiai,” tutupnya.

Kehadiran Zulkifli Hasan disambut hangat oleh para santri. Banyak dari mereka merasa semakin termotivasi untuk menempuh pendidikan dengan penuh kesungguhan. Para tokoh yang hadir pun menilai pesan tersebut dapat menjadi dorongan kuat bagi generasi muda Mojokerto untuk terus berprestasi dan berkontribusi bagi bangsa.

Turut hadir di acara tersebut Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra dan pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Prof KH Asep Saifudin Chalim. (Ym)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *