Kemenhaj Kota Malang Prihatin Masih Ada Masyarakat Tertipu Iming-iming Percepatan Haji

Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Malang, Dr Subhan MSi mengaku prihatin masih ada masyarakat yang menjadi korban dari iming-iming daftar haji langsung berangkat atau percepatan haji.

“Masih banyak warga yang terjebak Iming-iming umrah murah maupun percepatan haji,” ujarnya saat membuka pameran Haji dan Umrah Majalah Nurani di Malang Town Square (Matos), Rabu (22/4/2026).

Ia menceritakan, dua hari yang lalu ada warga yang daftar haji reguler di bank pagi hari, kemudian baru lapor kemenhaj dan belum dapat porsi haji. Namun malam harinya mendapat telepon dari seseorang yang mengaku bisa menjanjikan percepatan berangkat Haji tahun ini.

Baca juga  Daftar Haji Sejak Bayi, Remaja Ini Berangkat di Usia 18 Tahun

“Beruntung orang tersebut tidak langsung percaya, tapi ada saudaranya yang lain yang lebih dulu daftar haji menjadi korban dengan menyetorkan uang Rp 5,1 juta,” paparnya.

Lanjut Subhan, ada juga jemaah umrah suami istri yang sudah menyetor uang Rp 24 juta dan hanya diyakinkan dengan diberikan koper. Namun jemaah itu tidak kunjung diberangkatkan.

Dari sejumlah kasus itu ia berharap kepada Majalah Nurani dan pihak travel untuk memberikan edukasi agar tidak ada lagi korban penipuan umrah murah maupun percepatan haji.

Dirinya juga meminta masyarakat tidak mudah percaya dengan iming-iming percepatan haji tersebut.

“Kalau ada informasi percepatan haji yang tidak dari kementedian haji dn umrah jangan dipercaya. Pihak travel juga diminta edukasi tentang biaya umrah sehingga jemaah tidak telantar di Saudi,” pungkasnya. (Ym)

Baca juga  Gandeng Ustaz Abdul Somad, Travel Hayya Resmi Dilaunching di Surabaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *