Sebanyak 10 jemaah calon haji (Calhaj) Embarkasi Solo (SOC) batal diberangkatkan ke Tanah Suci setelah dinyatakan tidak layak terbang berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan di embarkasi, Senin (27/4/2026).
Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo menyebut, keputusan ini diambil demi keselamatan jemaah selama perjalanan udara jarak jauh hingga pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi.
Kasi Humas PPIH Embarkasi Solo Nabila Azka menegaskan, kondisi kesehatan menjadi faktor utama dalam penentuan kelayakan terbang jemaah.
“Demi keselamatan, jadi ada 10 jemaah yang gagal berangkat ke Tanah Suci,” katanya kepada wartawan, Senin (27/4/2026).
Kesepuluh jemaah tersebut berasal dari sejumlah kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 3, 4, 8, 9, 11, 12, dan 13. Mereka dinyatakan tidak memenuhi syarat medis untuk melakukan perjalanan panjang.
Selain itu, PPIH juga mencatat satu jemaah calon haji meninggal dunia di Arab Saudi. Sementara itu, tujuh jemaah lainnya masih menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan.
“Saat ini ada tujuh jemaah haji yang dinyatakan sakit. Empat jemaah dirujuk di RSUD Dokter Moewardi Solo, dua di RSUP, dan satu dirawat di Klinik Embarkasi Solo,” ujarnya.
Total jemaah yang telah tiba di Embarkasi Solo mencapai 17 kloter atau sebanyak 6.115 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 15 kloter dengan total 5.371 jemaah telah diberangkatkan ke Tanah Suci.
PPIH mengimbau seluruh jemaah calon haji untuk menjaga kondisi kesehatan menjelang keberangkatan agar pelaksanaan ibadah haji berjalan lancar tanpa kendala. (Ym)










