Mendikdasmen Dorong Tingkatkan Minat Baca Murid dengan Metode Deep learning

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengatakan implementasi metode pembelajaran mendalam (deep learning) dapat memperkuat literasi para murid dengan meningkatkan minat baca mereka.

Dengan pendekatan deep learning, pihaknya berupaya mendorong peserta didik agar lebih berani untuk membaca maupun mereview buku sehingga mereka mampu menjelaskan kembali isi buku yang dibaca dengan menggunakan bahasa sehari-hari.

“Karena itu dalam deep learning, kami dorong agar anak-anak lebih berani untuk membaca buku, mereview buku itu dan menjelaskannya dengan bahasa mereka sendiri,” kata Mendikdasmen Mu’ti dalam kegiatan bertajuk Bedah Buku Bermutu: Presiden Solusi, Problem Solving ala Prabowo Subianto di Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Baca juga  Angka Kematian Haji RI 2026 Tembus 367 Jamaah

Lebih lanjut, ia mengatakan pendekatan deep learning juga mendorong peserta didik untuk mengeksplorasi lingkungan dan pengalaman sehari-hari, kemudian menuangkannya ke dalam berbagai karya, termasuk tulisan sebagai upaya meningkatkan literasi serta dukungan penyediaan ruang berekspresi para murid.

Mendikdasmen menekankan peran penting perpustakaan dalam mendukung proses tersebut sehingga ruang perpustakaan tidak lagi dipandang hanya sebagai pelengkap sarana pendidikan.

“Kami berkomitmen agar perpustakaan tidak sekadar menjadi ruang yang sering kali hanya ada di sudut sekolah, yang kadang-kadang hanya memenuhi persyaratan akreditasi belaka,” ujarnya.

Sejalan dengan itu, lanjutnya, formasi pustakawan perlu terus diperkuat di lingkungan pendidikan guna mendukung penguatan peran perpustakaan dalam mendukung proses pembelajaran.

Baca juga  Satgas Haji Umrah Polri Tangkap 32 Tersangka, Korban Mencapai 3.550 Jemaah

Langkah ini, kata dia, menjadi bagian dari upaya besar untuk menciptakan ekosistem belajar yang lebih aktif dan kreatif.

Ia menegaskan penguatan peran perpustakaan dan pustakawan menjadi bagian dari upaya untuk menciptakan ekosistem pembelajaran yang lebih aktif, kreatif, dan berpusat pada peserta didik. (Ym)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *