Capaian CKG Pemkot Mojokerto Tembus 71,5 Persen, Lampaui Target Nasional

Capaian Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kota Mojokerto pada semester pertama 2026 tembus 71,5 persen. Hasil ini jauh melampaui target nasional yang hanya mencapai 40 persen.

Hal itu disampaikan Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat melakukan monitoring dan evaluasi capaian pemeriksaan kesehatan gratis tahun 2026 di SMP-SMA Darul Quran di Jl Bandung Gg Kemuning no 16 Kelurahan Wates, Kota Mojokerto, Kamis (23/7/2026).

Wali Kota Mojokerto yang akrab disapa Ning Ita tersebut menjelaskan bahwa capaian CKG di Kota Mojokerto termasuk cepat.

“Kita kan baru satu semester untuk tahun 2026 tapi capaian kita sudah 71,5 persen. Ini lebih cepat daripada yang kita targetkan, artinya ini gerakan teman-teman pemberi layanan kesehatan sangat masif untuk bergerak turun, tidak hanya mengundang kehadiran masyarakat di puskesmas dan puskesmas pembantu tapi juga turun ke sekolah-sekolah. Ini yang mempercepat dengan sinergi lintas sektoral,” ujarnya.

Baca juga  Pemkab Mojokerto Kucurkan Insentif untuk 1.661 Guru Paud

Ning ita optimis capaian CKG di kota Mojokerto mampu mencapai target 100 persen, seperti yang pernah dilakukan tahun 2025 dengan capaian 100 persen.

“Meskipun nasional menargetkan 40 persen, tapi saya setiap tahun selalu menargetkan 100 persen, kita harus melesat lebih jauh di atas nasional karena penduduk kita sedikit. Alhamdulillah tahun kemarin sudah 100 persen, maka tahun ini juga harus 100 persen,” tegasnya.

Untuk CKG pelajar, Ning ita menyebut pemeriksaan yang dilakukan adalah menyeluruh. Mulai dari laboratorium, EKG, mata, gigi, telinga, hingga pemeriksaan Hemoglobin (HB) untuk pelajar putri. Bahkan untuk wanita dewasa juga dilakukan pemeriksaan terhadap deteksi kanker leher rahim.

“Jadi lengkap semuanya. Ketika ada terdeteksi penyakit tertentu pasti langsung kita berikan rujukan pengobatan ke rumah sakit. Kan kita sudah Universal Healt Coverage, artinya tanpa kita berikan rujukan pun masyarakat bisa datang ke rumah sakit jika ada keluhan dan kita obati secara gratis,” pungkasnya.

Baca juga  Pemkot Mojokerto Bekali Santri Mitigasi Bencana

Di tempat yang sama, Kepala SMP Darul Quran, Dewi Maimunah mengatakan, total siswa yang ikut CKG berjumlah 250 an siswa yang terdiri dari jenjang SMP dan SMA.

“Kami dari pihak sekolah sangat mendukung kegiatan CKG ini, karena ini kegiatan yang bermanfaat sekali untuk siswa-siswi untuk mengontrol kesehatan anak-anak,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan CKG ini rutin digelar setiap tahun, yang meliputi cek kesehatan dan cek kebugaran siswa.

“Kita MOU dengan Puskesmas Wates. Ini tidak hanya CKG, tapi juga ada cek kebugaran, jadi anak-anak juga dicek kebugarannya, ada alat ukurnya, ada tekhnisnya,” pungkasnya. (ADV-kom)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *