Kapolri Sinergi dengan FBI Berantas Kejahatan Transnasional

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerima kunjungan kehormatan dari Direktur FBI, Kash Patel beserta delegasi di Mabes Polri, pada Kamis (23/7).

Sigit menegaskan Polri berkomitmen penuh bekerjasama dengan FBI dalam rangka penegakan hukum untuk menghadapi perkembangan kejahatan modern yang semakin kompleks, lintas negara dan melampaui batas yurisdiksi.

Dalam pertemuan itu, Kapolri menyampaikan bahwa FBI merupakan salah satu mitra utama Polri dalam kerjasama penegakan hukum internasional. Ia menyebut kerjasama kedua lembaga juga perlu diperkuat untuk meningkatkan kemampuan dalam merespons ancaman kejahatan transnasional yang terus berkembang.

“Saya berharap kunjungan ini semakin mempererat hubungan kelembagaan antara Polri dan FBI serta memberikan momentum baru bagi penguatan kerja sama penegakan hukum internasional, khususnya dalam menghadapi berbagai ancaman kejahatan lintas negara yang semakin kompleks,” jelasnya.

Baca juga  Usai Ditolak Pengadilan, Ketua Kesthuri Kembali Ajukan Praperadilan Kasus Korupsi Haji

Ia mengatakan kerjasama itu tertuang dalam Letter of Intent tentang Pengembangan Kapasitas serta Pencegahan dan Penanggulangan Kejahatan Transnasional yang ditandatangani pada 5 Juli 2019 dan telah diperpanjang hingga tahun 2029.

Sigit mengatakan lewat perjanjian itu total sudah ada 286 personel Polri yang mendapatkan peningkatan kapasitas melalui program pengembangan pelatihan bersama FBI.

“Dukungan tersebut telah memberikan kontribusi penting bagi peningkatan profesionalisme, pengetahuan, dan kemampuan teknis personel Polri dalam menghadapi berbagai bentuk kejahatan modern,” ujarnya.

Ia berharap program pelatihan bersama itu juga dapat terus ditingkatkan khususnya pada sektor tindak pidana yang menjadi prioritas.

Sigit menambahkan Polri juga siap mengoptimalkan peran Jakarta Centre for Law Enforcement Cooperation (JCLEC) sebagai pusat pendidikan dan pelatihan internasional bagi aparat penegak hukum yang telah melibatkan peserta dari 101 negara, termasuk Amerika Serikat. Bg

Baca juga  Prabowo Teken Keppres Leonard Eben jadi Jampidum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *