Kebakaran di Bromo Meluas Hingga Probolinggo, BPBD: Capai 7,9 Hektare

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gunung Bromo meluas dari Blok Bantengan di Kabupaten Lumajang hingga kawasan Watu Gede di Kabupaten Probolinggo dengan luasan mencapai 7,9 hektare.

“Personel BPBD Kabupaten Probolinggo melakukan pemadaman di wilayah Gunung Bromo, antara Blok Bantengan sampai Pusung Jantur. Api masuk wilayah administratif Desa Sariwani, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo,” katanya Selasa (4/8).

Personel Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Probolinggo bersama BPBD Jawa Timur, Perhutani, TNI/Polri, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Agen Penanggulangan Bencana Jatim dan relawan bersatu padu untuk memadamkan karhutla di kawasan wisata Gunung Bromo tersebut.

Baca juga  Peringati HUT RI, Pemprov Jatim Berlakukan Pemutihan Pajak Sepanjang Agustus

“Api masih menyala dan merembet ke arah timur. Luasan yang terbakar diperkirakan mencapai 7,9 hektare, namun kemungkinan bisa bertambah karena titik api belum padam 100 persen,” tuturnya.

Ia mengatakan petugas memadamkan kebakaran di Gunung Bromo dengan menggunakan alat seadanya, yakni dengan cara gepyok dan backpack sprayer, namun petugas mengalami kesulitan dalam memadamkan kobaran api, karena medannya cukup terjal dan angin cukup kencang.

“Tim gabungan terus melakukan pemantauan, membuat sekat agar api tidak merembet, dan menyiapkan peralatan untuk melakukan upaya-upaya pencegahan kebakaran di kawasan TNBTS agar tidak semakin meluas,” katanya.

Hingga Selasa siang, titik api yang mengarah ke Probolinggo sudah padam, namun petugas tetap bersiaga untuk mengantisipasi munculnya titik api kembali akibat angin kencang.

Baca juga  Khofifah Ingatkan Pentingnya Kurangi Penggunaan Gawai pada Anak

Akibat peristiwa kebakaran itu, Balai Besar TNBTS menutup sebagian akses wisata Gunung Bromo dari pintu masuk Jemplang dan Coban Trisula di Kabupaten Malang serta Senduro di Kabupaten Lumajang untuk memaksimalkan upaya pemadaman api dan memastikan aspek keselamatan seluruh wisatawan. Bg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *