Musibah Gempa di NTT, Kemenhaj Aktifkan Layanan Darurat untuk Calon Jemaah

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan pelayanan administrasi dan pembinaan calon jemaah haji di wilayah terdampak gempa M7,7 di NTT tetap berjalan.

Sekjen Kemenhaj Teguh Dwi Nugroho mengatakan skema pelayanan darurat diaktifkan karena sejumlah kantor mengalami kerusakan cukup parah akibat guncangan.

“Keselamatan jemaah dan petugas adalah prioritas utama, namun hak pelayanan masyarakat tidak boleh terputus dalam situasi krisis sekali pun,” ujar Teguh dalam keterangan resmi, Jumat (21/8/2026).

Teguh mengimbau calon jemaah di NTT tidak perlu khawatir. Proses administrasi, pendataan, dan konsultasi perhajian tetap beroperasi penuh.

Jika gedung kantor dinilai belum aman, Kemenhaj telah menginstruksikan pembukaan layanan darurat di titik-titik posko. Jemaah yang butuh informasi atau penyelesaian berkas diarahkan ke telepon darurat dan hotline resmi.

Baca juga  Kemenhaj Buka Pos Layanan di Terminal 2F Soekarno-Hatta Setiap Hari, Pastikan Pelayanan untuk Jamaah

“Kami memaksimalkan saluran komunikasi jarak jauh via telepon dan layanan daring,” kata Teguh.

Operasional kantor yang rusak juga dialihkan ke tenda darurat atau posko terdekat yang dinyatakan aman. Sistem basis data jemaah tersinkronisasi secara digital dan terpusat di Siskohat sehingga data tetap aman dan bisa diakses.

“Kami memastikan setiap kendala administrasi akibat kehilangan atau kerusakan dokumen saat gempa dapat kami tangani secara fleksibel dan terpadu tanpa membebani jemaah,” tutur Teguh.

Berdasarkan laporan dari Kabupaten Manggarai, koordinasi di wilayah Reo tetap diupayakan meski sempat terkendala jaringan dan pemadaman listrik. Seluruh dokumen penting termasuk berkas pelimpahan porsi keberangkatan 2027 telah diunggah ke Siskohat sebelum bencana. (Ym)

Baca juga  Kemenhaj Klarifikasi Dugaan Penyimpangan Pelimpahan Nomor Porsi Haji di Jatim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *