Rektor Unsoed Terjaring OTT KPK, Dugaan Kasus Penerimaan Mahasiswa Kedokteran

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto mengungkapkan Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Akhmad Sodiq, terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar di Purwokerto semalam.

“Rektor juga sudah di kantor,” ujar Setyo kepada media, Jumat (21/8).

Selain rektor, setidaknya ada lima orang lain yang ditangkap. Dua di antaranya ialah Wakil Rektor 1 yakni NF dan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni yakni NAP.

Para pihak lainnya yaitu AW dan M selaku pihak ketiga serta satu orang staf dari wakil rektor.

“Terkait penerimaan mahasiswa jalur mandiri kedokteran,” ujarnya.

Sementara itu, KPK membawa setidaknya 5 orang ke Jakarta usai melakukan pemeriksaan di gedung Sat Reskrim Mapolresta Banyumas.

Baca juga  Komisi III Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan Sebelum Desember 2026

Dua di antaranya ialah Wakil Rektor I Unsoed, Noor Farid dan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unsoed, Norman Arie Prayoga.

Rombongan KPK keluar dari gedung Sat Reskrim Polresta Banyumas pukul 22.45 WIB. Mereka membawa sejumlah tas yang diduga berisi dokumen.

Pada waktu hampir bersamaan, KPK juga melaksanakan OTT di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Sejumlah kepala dinas terjaring operasi senyap tersebut.

Namun, detail mengenai kegiatan tangkap tangan tersebut belum disampaikan secara resmi oleh KPK. Bg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *