Bareskrim Polri membongkar tiga situs judi online (judol) dengan nama 1XBET, AJ8KEREN, dan EMPIRE88 yang pusat kendalinya berada di luar negeri. Jaringan ini meraup keuntungan hingga Rp1 triliun per tahun.
Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Adex Yudiswan, mengatakan pengungkapan dilakukan pada periode 13 Juli hingga kemarin berdasarkan tiga laporan polisi.
“Website perjudian online ini beroperasi secara nasional maupun internasional. Berdasarkan hasil pendalaman yang dilakukan oleh penyidik, ditemukan fakta bahwa pusat kendali operasional seluruh website tersebut berada di luar negeri,” ujar Adex dalam konferensi pers, Kamis (3/9).
Dalam kasus ini, Bareskrim telah menetapkan lima orang sebagai tersangka. Para tersangka berperan dalam pendirian PT UPT yang digunakan sebagai penampung rekening uang dari ketiga situs judol tersebut.
Kelima tersangka tersebut yakni APU yang ditangkap di Semarang, Jawa Tengah pada 15 Juli 2026. APU berperan sebagai penghubung perintah dari tersangka R kepada MAY selaku Direktur PT UPT.
Kedua, MAY yang ditangkap bersamaan dengan APU sebagai Direktur PT UPT. Ketiga, R yang ditangkap di Tangerang Selatan pada 13 Juli 2026. R memerintahkan APU mencari direktur fiktif dan membuka rekening bank PT untuk 1XBET, AJ8KEREN, dan EMPIRE88.
Keempat, GG yang ditangkap di Jakarta Timur pada 13 Juli 2026. GG berperan membuat legalitas PT UPT dan memerintahkan R mencari direktur PT. Kelima, TS yang ditangkap di Tangerang Selatan pada 20 Juli 2026 dengan peran mengatur transaksi keuangan dari perusahaan fiktif tersebut.
Adex menyebut saat ini pihaknya masih memburu sosok FP yang diduga memerintahkan R, GG, dan TS.
“Estimasi perolehan keuntungan berdasarkan transaksi sistem pembayaran perjudian daring PT UPT periode Januari sampai dengan 2026 tercatat transaksi sebesar Rp1.037.790.052.498. atau setara Rp260.000.000.000 per bulan atau setara Rp8.600.000.000 per hari,” kata Adex. Bg









