Menag Dorong Kepemimpinan Perempuan untuk Kebutuhan Krisis Ekologi

Menteri Agama (Menag) mendorong penguatan kepemimpinan perempuan sebagai salah satu jalan untuk merespons krisis ekologi yang semakin kompleks.

Menurutnya, dunia membutuhkan pola kepemimpinan yang tidak semata bertumpu pada kekuasaan dan kepentingan material, tetapi mengedepankan kasih sayang, pemeliharaan, keseimbangan, dan keberlanjutan.

Pesan tersebut disampaikan Menag saat menjadi keynote speaker dalam Pengukuhan International Muslim Women Union (IMWU) Chapter Indonesia di Masjid Istiqlal.

Dalam forum tersebut, Menag memperkenalkan gagasan eco-feminine sebagai pendekatan alternatif terhadap pola pengelolaan kehidupan yang ia sebut eco-masculine. Menurutnya, pola eco-masculine selama ini terlalu kuat dipengaruhi kepentingan power struggle, pragmatisme, materialisme, serta orientasi jangka pendek.

Baca juga  UNAIR Kirim Relawan Psikiatri ke NTT Bantu Pulihkan Trauma Korban Gempa

“Dunia kita sekarang ini sedang eco-masculine, sehingga kita perlu membuat semacam program masif yang sering saya istilahkan dengan perlu eco-feminist,” ujarnya di Jakarta, Jumat (18/9/2026).

Menag menilai kepemimpinan perempuan memiliki ruang strategis. Ia mengajak perempuan tidak hanya mengambil peran dalam ruang domestik maupun sosial, tetapi turut membawa perspektif kepedulian dan keberlanjutan ke dalam pengambilan keputusan publik.

Menag menggunakan kisah Ratu Balqis dalam Al-Qur’an sebagai salah satu ilustrasi. Menurutnya, kekuatan kepemimpinan Ratu Balqis antara lain tercermin dari cara mengambil keputusan dengan meminta pertimbangan para pembantunya sebelum menentukan langkah.

“Dia tidak mengambil keputusan sendiri, tapi dia mengumpulkan seluruh pendampingnya, kabinetnya,” ujarnya.

Ia berharap perempuan Indonesia dapat mengambil peran dalam membangun paradigma baru pengelolaan kehidupan yang lebih berimbang. Perubahan tersebut diperlukan agar agenda pembangunan tidak mengorbankan lingkungan dan kelompok masyarakat yang berada di posisi paling rentan. (Ym)

Baca juga  ITS Ungkap Jejak Terakhir KM Virgo di Selat Madura

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *