Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menerima kunjungan perwakilan Jamia Binoria Al-Aalamia Pakistan di Kantor PP Muhammadiyah Jakarta.
Jamia Binoria merupakan lembaga pendidikan Islam internasional yang berbasis di Karachi, Pakistan.
Dalam Pertemuan tersebut dibahas penguatan hubungan Muhammadiyah dengan lembaga Islam di Pakistan, khususnya di bidang pendidikan dan dakwah.
Ketua PP Muhammadiyah Syafiq A. Mughni, menjelaskan kiprah Muhammadiyah sejak berdiri pada 1912 dalam mengembangkan pendidikan, kesehatan, dan pelayanan sosial.
“Gerakan Muhammadiyah berkembang dengan semangat ijtihad dan tajdid,” ujar Syafiq dalam rilis, Senin (5/10/2026).
Sementara itu perwakilan Jamia Binoria, Shaikh Aziz Ur Rahman menjelaskan perkembangan Jamia Binoria yang berdiri di Karachi pada 1978.
Menurutnya, Jamia Binoria kini memiliki lebih dari 5.000 mahasiswa dari berbagai negara, termasuk sekitar 200 mahasiswa asal Indonesia.
“Di Jamia Binoria terdapat pendidikan tahfiz Al-Qur’an, ilmu-ilmu agama, serta ilmu pengetahuan modern,” jelas Shaikh Aziz.
Ia juga menyampaikan bahwa Jamia Binoria berfokus pada pendidikan dan dakwah serta tidak terlibat dalam politik. Para lulusan diharapkan dapat berkontribusi dalam menyebarkan ajaran Islam dan berinteraksi dengan masyarakat di lingkungannya.
“Jamia Binoria hanya bergerak dalam urusan dakwah dan pendidikan serta tidak memiliki hubungan dengan politik,” katanya.
Pertemuan turut juga membahas keberadaan alumni Jamia Binoria di Indonesia yang disebut telah mencapai lebih dari 400 orang. Kedua pihak berharap hubungan pendidikan dan dakwah antara Indonesia dan Pakistan dapat terus dikembangkan. (Ym)












