Puncak Hari Jadi Ke-81 Jatim Digelar di Pantai Slopeng Sumenep, Khofifah Bagi-bagi Bantuan

Puncak hari jadi ke-81 Jatim digelar di Pantai Slopeng Sumenep, Rabu (14/10/2026).

Pemilihan Pantai Slopeng tidak hanya menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan sosial, tetapi juga menjadi upaya untuk memperkenalkan potensi wisata unggulan Kabupaten Sumenep kepada masyarakat luas.

Pantai Slopeng memiliki panorama alam yang indah, hamparan pasir berwarna kecokelatan, serta bukit-bukit pasir di sepanjang tepian pantai yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Gubernur Khofifah mengatakan, puncak peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur kali ini sengaja dipusatkan di Pantai Slopeng. Sebelumnya, upacara peringatan telah dilaksanakan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Baca juga  Khofifah Tegaskan Jatim Perkuat Posisi sebagai Lumbung Pangan Nasional

“Kawan-kawan, sesungguhnya puncak hari jadi itu ya di sini. Kemarin kita upacaranya di Grahadi, dan siang KRI Makassar 590 melayari dari Surabaya ke Slopeng. Juga melakukan diskusi tentang Gerbang Baru Nusantara,” kata Khofifah di Sumenep, Rabu (14/10/2026).

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyalurkan berbagai bantuan sosial kepada masyarakat. Bantuan yang diberikan meliputi khitanan massal gratis, ratusan paket pencegahan stunting, bantuan rombong untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta alat dan mesin pertanian (alsintan).

Selain itu, kegiatan juga diisi dengan bantuan bedah rumah, pelayanan kesehatan gratis, dan bantuan beasiswa bagi masyarakat yang membutuhkan.

Dalam rangkaian kegiatan itu, dilakukan pula penyerahan bantuan zakat produktif kepada pedagang, paket etalase bagi penerima manfaat, bantuan sosial dan tali asih bagi pilar sosial, serta bantuan aspal.

Baca juga  Besok Puncak HUT Ke-81 Jatim, Trans Jatim Digratiskan Sehari Penuh

Kegiatan dilanjutkan dengan peletakan batu pertama pembangunan rumah tidak layak huni (Rutilahu) di Dusun Daja, Desa Bates, Kecamatan Dasuk, serta penyaluran bantuan air bersih di Desa Larangan Barma, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep.

Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, Pemprov Jatim berupaya memastikan program perlindungan sosial berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi dan pembangunan infrastruktur. Dengan demikian, manfaat pembangunan diharapkan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama kelompok rentan dan warga yang membutuhkan dukungan.

“Semoga melalui berbagai bantuan dan ikhtiar bersama ini, masyarakat Jawa Timur semakin sejahtera, ekonominya tumbuh, dan kehidupannya semakin makmur. Semoga setiap langkah pembangunan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Jawa Timur,” ujar Khofifah. (Ym)

Baca juga  Pendaftaran Calon Ketua PWI Jatim Periode 2026-2031 Resmi Dibuka, Inilah Syaratnya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *