KPK: Adik Eks Kepala BNPB Korupsi Dana Penanganan Karhutla Rp148 Miliar

Adik eks Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto, Bima Setiawan alias BMS, menjadi salah satu dari lima tersangka kasus korupsi pengadaan barang dan jasa di BNPB.

Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein mengungkapkan peran BMS di BNPB.

“Di mana dari sejumlah penyedia tersebut diduga terafiliasi dengan BMS selaku Tenaga Ahli Kepala BNPB sekaligus adik dari Kepala BNPB,” kata Taufik di Kantor KPK, Jakarta, Jumat (16/10/2026).

Menurut KPK, sejumlah vendor terafiliasi dengan Bima Setiawan. Dalam kurun 2024-2026 total pengadaan di BNPB mencapai Rp148 miliar.

Pengadaan tersebut bersumber dari dana siap pakai (DSP) atau dana darurat penanganan bencana, mulai dari karhutla di Papua dan Kalimantan, banjir di Sumatera dan Aceh pada November 2025, hingga gempa NTT.

Baca juga  Tahun 2027, Baznas Target Pengumpulan Zakat Nasional Capai Rp70 Triliun

“Dalam proses penggunaan DSP tersebut, KPK menemukan adanya dugaan konflik kepentingan dan suap,” katanya.

Keuntungan dari pengadaan yang mengalir ke perusahaan milik Bima Setiawan digunakan untuk kepentingan pribadi berupa pembelian saham, salah satunya saham PT Medela Potentia oleh PT Alfa Veritas Energizer.

“Adapun kepemilikan saham oleh PT AVE tersebut mencapai 150,4 juta lembar (1,07 persen) dengan nilai saham per tanggal 13 Oktober 2026 sebesar Rp206 per lembar atau setara Rp30,98 miliar,” katanya.

KPK menetapkan lima tersangka yakni Kasubdit Pengelolaan Bantuan dan Kedaruratan BNPB sekaligus PPK Gabriel Purwaka Sigit; Tenaga Ahli Kepala BNPB Bima Setiawan dan Richard Erlangga; serta pihak swasta Gery Prasetiawan dan Syifa Nrika.

Baca juga  PBNU Gagas Kerja Sama Pendidikan Pesantren dengan Malaysia

Kasus ini terungkap usai OTT KPK pada Selasa (13/10/2026). KPK mengamankan 14 orang, termasuk Sekretaris Utama BNPB Rustian, yang kemudian dipulangkan setelah pemeriksaan 1×24 jam. Bg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed