Pemkot Siapkan Pelatihan dan Modal Usaha untuk Warga Jalan Kunti

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, menyiapkan langkah lanjutan untuk memperkuat pemberantasan peredaran narkoba, di kawasan Jalan Kunti, Kecamatan Semampir, usai penggerebekan yang dilakukan Polda Jawa Timur, bersama tim gabungan pada Rabu lalu. Upaya tersebut dilakukan melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat, mulai dari menggerakkan UMKM, memberikan pelatihan keterampilan bagi warga, hingga membuka akses dukungan modal bagi anak muda yang ingin bekerja maupun berwirausaha.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengapresiasi langkah aparat kepolisian, dalam memberantas peredaran narkoba dan menegaskan komitmen pemkot, untuk mendukung upaya tersebut melalui pembinaan masyarakat. Menurutnya, penindakan hukum perlu diiringi penguatan ekonomi, agar warga memiliki kesempatan memperoleh penghasilan, secara produktif dan berkelanjutan, sehingga kawasan Jalan Kunti tidak kembali menjadi lokasi peredaran narkoba.

Baca juga  Pemkot Batasi Penjualan Miras, Usaha Wajib Tutup Pukul 22.00 WIB

“Terima kasih kepada Polda Jawa Timur, Polres Pelabuhan Tanjung Perak, BNN, dan seluruh pihak yang ikut menjaga Surabaya. Setelah penindakan ini, kami ingin memastikan warga memiliki kesempatan, untuk mendapatkan penghasilan melalui pelatihan, pengembangan UMKM, dan dukungan modal bagi anak-anak muda yang mau bekerja, maupun membuka usaha,” kata Wali Kota Eri, Rabu (21/10)

Menurut Wali Kota Eri, penguatan ekonomi menjadi bagian penting, agar kawasan tersebut tidak kembali dimanfaatkan untuk aktivitas negatif. Karena itu, pemberdayaan akan menyasar ibu-ibu, generasi muda, hingga pelaku UMKM setempat, dengan harapan masyarakat memiliki alternatif, kegiatan produktif dan sumber penghasilan yang berkelanjutan.

“Yang penting sekarang narkoba bisa dihilangkan dari kawasan Kunti dan jangan sampai kembali lagi. Karena itu, pergerakan ekonomi harus terjadi di sana. Ibu-ibunya kita dorong melalui pelatihan, anak-anak mudanya kita dukung agar bisa bekerja, dan UMKM yang ada juga harus bergerak,” tegasnya.

Baca juga  Pemkot Surabaya Rutin Tertibkan Kabel Ilegal, Provider Wajib Berizin

Wali Kota Eri mengaku, upaya pemberdayaan sebenarnya telah dilakukan sebelumnya, tetapi belum berjalan maksimal karena aktivitas narkoba, masih berlangsung di kawasan tersebut. Dengan adanya penindakan dan penguatan pengawasan oleh aparat, Pemkot berharap program pemberdayaan masyarakat dapat berjalan lebih efektif.

Selain pemberdayaan ekonomi, Pemkot Surabaya juga akan berkoordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI), terkait penanganan sebuah bangunan, yang disebut digunakan sebagai lokasi aktivitas narkoba. Menurut Wali Kota Eri, bangunan tersebut berada di atas aset PT KAI, sehingga tindak lanjut terhadap bangunan akan dikoordinasikan dengan pihak yang berwenang, atas aset tersebut.

“Insyaa Allah, PT KAI akan menindaklanjuti dengan merobohkan bangunan tersebut. Kami akan mendukung penuh upaya Polda Jawa Timur, Polrestabes Surabaya, Polres Pelabuhan Tanjung Perak, dan PT KAI. Yang terpenting, kawasan Kunti bisa bersih dari narkoba dan tidak kembali lagi, menjadi tempat peredaran. Karena itu, harus ada penguatan ekonomi masyarakat, agar warga memiliki peluang usaha dan penghidupan yang lebih baik. Ayo kita terus jaga agar Surabaya ini bersinar, bersih dari narkoba,” pungkasnya. (yunus)

Baca juga  Dispendik Imbau SD-SMP Manfaatkan Destinasi Lokal untuk Outing Class

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *