Wisudawan Unesa asal Sudan Kembangkan Penelitian Manajemen Korban Perang

Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mengukuhkan 1.511 wisudawan dalam Wisuda Periode ke-123 di Graha Unesa, Kampus Lidah Wetan, Surabaya, Selasa (27/10/2026).

Dari ribuan lulusan tersebut, sembilan mahasiswa asing mengikuti wisuda secara daring dan menjadi lulusan perdana Unesa dari kalangan mahasiswa internasional.

Salah satunya adalah Yusra Ali Idris, mahasiswa asal Sudan yang menyelesaikan studi Magister Manajemen di Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Unesa.

Di tengah perang yang melanda negaranya, Yusra tidak hanya berjuang menyelesaikan pendidikan, tetapi juga mengembangkan penelitian tentang model manajemen untuk membantu masyarakat Sudan bertahan hidup setelah kehilangan harta benda dan tempat tinggal akibat konflik.

Baca juga  Kemendikdasmen Tegaskan Skor TKA 200-800 Bukan Persentase Jawaban Benar

“Saya datang ke Indonesia untuk belajar Magister Manajemen di Unesa. Saya sangat senang karena ketika datang ke Indonesia, saya menghadapi banyak kesulitan. Namun, staf Kantor Urusan Internasional Unesa sangat banyak membantu kami melewati masa-masa sulit hingga bisa menyelesaikan studi,” ujar Yusra.

Menurutnya, dukungan kampus juga dirasakan dalam proses pembelajaran, termasuk kemudahan menggunakan bahasa Inggris saat ujian.

“Meski berada di negara yang berbeda, kami sama sekali tidak merasa asing. Rasanya seperti berada di tanah air sendiri. Para dosen selalu berusaha mempermudah urusan kami,” tuturnya.

Yusra menjadikan perang di Sudan sebagai fokus penelitiannya. Dengan latar belakang ilmu manajemen, ia berupaya mengembangkan model yang diharapkan dapat membantu warga Sudan membangun kembali kehidupan.

Baca juga  Kemendikdasmen Perluas Akses PAUD, Wajib Belajar 13 Tahun

“Penelitian saya berfokus pada perang di Sudan. Situasi di negara saya saat ini sangat buruk akibat perang. Karena latar belakang pendidikan saya adalah manajemen, penelitian saya membahas bagaimana masyarakat Sudan dapat bertahan hidup di luar negara mereka setelah perang terjadi,” jelasnya.

Wisuda kali ini mengusung tema Wisudawan Unesa: Progresif, Inovatif, dan Kontributif untuk Indonesia Emas 2045.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed