Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memperluas akses masyarakat terhadap bahan pokok dengan harga terjangkau melalui program pasar murah yang telah menjangkau berbagai daerah, termasuk Kabupaten Pacitan pada pelaksanaan ke-166.
“Kami lakukan diberbagai titik, harapannya bisa mendekatkan penjangkauan daya beli masyarakat, kedua ini pasti penetrasi inflasi,” kata Khofifah dalam keterangan diterima di Surabaya, Selasa (27/10/2026).
Khofifah mengatakan, pelaksanaan pasar murah di berbagai daerah diharapkan dapat mendekatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok dan menjaga keterjangkauan harga komoditas pangan.
Dalam pelaksanaannya di Kabupaten Pacitan, pasar murah menyediakan sejumlah komoditas, antara lain beras, gula pasir, minyak goreng, telur ayam ras, daging ayam ras, cabai, bawang merah, bawang putih, dan tepung terigu.
Beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dijual Rp11.000 per kilogram, lebih rendah dibandingkan harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp12.500 per kilogram.
Beras premium ditawarkan Rp14.000 per kilogram, sedangkan harga beras premium di Kabupaten Pacitan tercatat Rp14.800 per kilogram.
Komoditas lainnya juga dijual dengan harga di bawah harga setempat. Gula pasir ditawarkan Rp14.000 per kilogram, minyak goreng Rp13.000 per liter, telur ayam ras Rp20.000 per kemasan, serta daging ayam ras Rp32.000 per kemasan.
Khofifah menegaskan pentingnya menjaga ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga bahan pokok.
“Ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga harus kita jaga bersama. Karena itu, kami menyiapkan beras dan berbagai kebutuhan pokok lainnya agar pasar murah ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan harapan agar pasar murah dapat membantu masyarakat menghemat pengeluaran rumah tangga.
“Bagi keluarga, penghematan belanja kebutuhan pokok tentu sangat berarti. Disetiap pasar murah yang diseluruh Kabupuaten Kota se Jawa Timur, kami meyakini manfaat pasar murah ini dapat langsung dirasakan masyarakat, sehingga kebutuhan pangan tetap terpenuhi dan pengeluaran rumah tangga bisa lebih ringan,” katanya.
Gubernur menyatakan pemerintah provinsi akan terus memperluas jangkauan pelayanan pasar murah untuk memberikan pilihan belanja yang lebih terjangkau bagi masyarakat.
“Kita akan terus berikhtiar memperluas jangkauan pelayanan sekaligus menghadirkan pilihan belanja yang lebih terjangkau bagi warga lewat pasar murah,” katanya. (Ym)






