Akibat tidak adanya petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) yang piket di Bandara Juanda, membuat 94 jamaah gagal berangkat umrah pada Senin (26/9).
Dari kronologisnya, jamaah umrah ini dijadwalkan berangkat pukul 05.00 wib dengan pesawat Air Asia. Namun karena di jam tersebut belum ada petugas KKP yang berjaga untuk memvalidasi, bagian imigrasi pun juga tidak menyetempel paspor jamaah. Alhasil, jamaah gagal berangkat.
“Iya benar ada 94 jamaah. Meski bukan dari anggota kita, Amphuri Jatim akan memberikan support dan pendampingan,” ungkap Ketua Amphuri DPD Jatim, HM Sufyan Arif diwawancarai majalahnurani.com.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak KKP. Bahkan ketika majalahnurani.com mencoba mewawancarai jamaah yang gagal berangkat di lantai 2 terminal 2, juga belum diizinkan oleh petugas Angkasa Pura, Eko. Bagus






